Santri TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir, Muhammad Alfa Rizqy, berhasil meraih Juara 1 Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dalam ajang Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) ke-3 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo.
Kegiatan tersebut digelar pada Ahad (14/6/2026) di Masjid An-Nur Muhammadiyah Sidoarjo. Capaian ini menjadi kabar membanggakan bagi keluarga besar TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir.
Prestasi yang diraih Muhammad Alfa Rizqy bukan hanya menjadi kebanggaan bagi lembaga, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan al-Quran di lingkungan TPQ terus berjalan dengan baik.
Buah Ketekunan Belajar Al-Quran
Keberhasilan Muhammad Alfa Rizqy dalam lomba MTQ tidak datang secara instan. Prestasi tersebut lahir dari proses belajar, latihan, ketekunan, serta dukungan para ustadz, ustadzah, orang tua, dan keluarga besar TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir.
Lomba MTQ sendiri menjadi salah satu cabang penting dalam Fashmu ke-3 PDM Sidoarjo. Melalui lomba ini, para santri tidak hanya diuji dari sisi kemampuan membaca al-Quran, tetapi juga dilatih untuk menjaga adab, mental, dan kepercayaan diri saat tampil di hadapan publik.
Bagi TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir, capaian ini menjadi penguat semangat dalam membina generasi Qurani. Pembelajaran al-Quran tidak hanya diarahkan agar santri mampu membaca dengan baik, tetapi juga agar mereka tumbuh sebagai pribadi yang mencintai al-Quran dan berakhlak mulia.
Kepala TPQ Sampaikan Syukur
Kepala TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir Ustadz Moch Hidayatul Rizky menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih santrinya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi anugerah sekaligus amanah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan santri.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur kepada Allah atas prestasi yang diberikan kepada santri kami. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh santri TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir untuk semakin mencintai al-Quran, meningkatkan semangat belajar, dan terus berusaha memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Ia menegaskan, kemenangan dalam perlombaan bukanlah tujuan akhir dari proses pendidikan al-Quran. Lebih dari itu, prestasi harus menjadi jalan untuk semakin dekat kepada Allah dan membentuk generasi yang berakhlak mulia.
“Juara bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi jalan untuk semakin dekat kepada Allah dan menjadi generasi yang berakhlak mulia,” tambahnya.
Motivasi untuk Santri Lain
Ustadz Moch Hidayatul Rizky juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan santri. Ia mengucapkan terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah, orang tua santri, serta keluarga besar Muhammadiyah yang terus memberikan perhatian terhadap pendidikan al-Quran.
Menurutnya, dukungan bersama menjadi faktor penting dalam melahirkan santri yang tidak hanya berprestasi dalam lomba, tetapi juga memiliki semangat belajar yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap keberhasilan Muhammad Alfa Rizqy menjadi awal dari lahirnya prestasi-prestasi berikutnya dari santri TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir. Selain itu, ia juga berharap para santri tetap rendah hati, istiqamah dalam belajar, dan terus menjadikan al-Quran sebagai pedoman hidup.
Prestasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan al-Quran di tingkat TPQ memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak sejak dini.
Melalui pembinaan yang konsisten, TPQ Muhammadiyah 4 Kalidawir berkomitmen untuk terus mencetak generasi Islam yang cinta al-Quran, berprestasi, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, serta masyarakat.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments