SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) Gresik menggelar Tes Kesiapan Belajar (TKB) bagi calon peserta didik baru sebagai bagian dari rangkaian penerimaan siswa tahun ajaran mendatang. Kegiatan ini diikuti ratusan siswa yang datang bersama orang tua mereka dengan penuh semangat sejak pagi hari, Senin (20/4/2026)
Sejak pukul 07.00 WIB, suasana sekolah sudah tampak ramai. Para siswa terlihat antusias memasuki lingkungan sekolah untuk pertama kalinya, sementara orang tua turut mendampingi dan memberikan dukungan. Panitia menyambut kedatangan peserta dengan ramah serta memberikan arahan terkait alur pelaksanaan kegit tes.
Tes Kesiapan Belajar ini bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar siswa, seperti pengenalan huruf, angka, serta aspek motorik dan sosial. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi pihak sekolah untuk mengenal karakter dan kesiapan anak sebelum memulai proses pembelajaran secara formal.
SD Mudri mempercayakan Tes Kesiapaan Belajar kali ini kepala lembaga PLPK Smamio Gresik.
“Ini bukan kali pertama SD Mudri menggunakan PLPK Smamio untuk melakukan tes kesiapan belajar tapi kami sudah menjalin kerjasama dengan PLPK Smamio beberapa tahun yang lalu”, tutur Laily Dwi Qonita Sari, S.Pd selaku Humas sekolah.
Debbie Chintya Rose, S.Pd selaku Kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukanlah ajang seleksi yang menegangkan, melainkan bentuk pemetaan awal kemampuan siswa.
“Kami ingin mengetahui kesiapan anak-anak agar nantinya dapat diberikan pendekatan pembelajaran yang sesuai. Jadi, anak-anak diharapkan mengikuti tes ini dengan santai dan gembira,” ujarnya.
Selama pelaksanaan, para guru dan panitia serta Tim dari PLPK Smamio berupaya menciptakan suasana yang menyenangkan. Metode yang digunakan pun dibuat interaktif, sehingga siswa merasa nyaman dan tidak tertekan. Beberapa anak terlihat aktif menjawab pertanyaan, sementara yang lain menunjukkan kemampuan melalui kegiatan menggambar dan bermain edukatif.
Proses Pelaksanaan Tes
Berlangsung selama satu jam, siswa yang hadir mengenakan baju bebas itu dibagi menjadi beberapa kelas yang ada di lantai 2 gedung SD Mudri.
“Karena siswanya banyak kami harus membagi dalam 2 sesi yaitu pada Sabtu tanggal 11 dan 18 April 2026,” ucap Laily selaku ketua panitia kegiatan kali ini.
Para orang tua menyambut baik pelaksanaan Tes Kesiapan Belajar ini. Mereka menilai kegiatan tersebut membantu memberikan gambaran awal tentang kemampuan anak serta kesiapan memasuki jenjang sekolah dasar. Selain itu, mereka juga merasa lebih yakin dengan sistem pendidikan yang diterapkan oleh sekolah.
Isda Marasti, S.Psi selaku koordinator tim guru pendamping khusus (shadow teacher) menyambut antusias dengan adanya tes ini.
“Ini salah satu langkah sekolah untuk memberikan perhatian juga kepada calon siswa berkebutuhan khusus yang akan masuk sekolah tahun depan. Screening dilakukan lebih awal untuk mengetahui kekhususannya apa saja sehingga tim GPK bisa membuat rencana pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhannya,” kata Raras saapaan akrabnya.
Ia menambahkan, tes kesiapan belajar untuk siswa inklusi yang sudah terdeteksi sejak awal berbeda materinya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh calon siswa dapat memulai tahun ajaran baru dengan lebih siap, baik secara akademik maupun mental. SD Muhammadiyah 1 Driyorejo Gresik pun terus berkomitmen memberikan pendidikan yang berkualitas serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments