SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage, Sidoarjo, menggelar The 9th ICP Academy Champions 2K26 melalui rangkaian kegiatan ICP Green International Festival. Mengusung tema “Think Globally, Act Locally”, kegiatan ini mengajak siswa mengembangkan kemampuan bahasa Inggris, kreativitas, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan berlangsung pada 16, 17, dan 31 Oktober 2026. Beragam aktivitas disiapkan untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mendorong siswa menerapkan nilai-nilai kepedulian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan meliputi Green Adventure, Individual Performance, hingga Celebration of ICPAC 2K26 yang digelar di Maspion Square Surabaya pada 31 Oktober 2026.
Melalui Green Adventure, siswa mengikuti kampanye Go Green dalam bahasa Inggris, eksperimen sains, serta kegiatan membuat kerajinan dari bahan daur ulang. Aktivitas tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk belajar sekaligus mengasah kreativitas.
Sementara itu, Individual Performance memberikan kesempatan kepada siswa menunjukkan kemampuan bahasa Inggris sesuai jenjang kelas. Siswa kelas 1 mengikuti Spelling Bee dan Jumbled Word, kelas 2 tampil dalam Picture Telling Story, sedangkan siswa kelas 3 hingga 5 mengikuti Gootalks dengan topik yang telah ditentukan.
Kepala SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage, Nur Suciati, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, ICP Academy Champions bukan sekadar ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri dan kepedulian siswa terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar mengembangkan kreativitas, meningkatkan kepercayaan diri, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membiasakan siswa melakukan tindakan sederhana yang berdampak bagi lingkungan.
“Hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya bisa memberikan dampak besar bagi lingkungan,” tambahnya.
Pentas Musical dan Karya Daur Ulang
Salah satu penampilan yang menarik perhatian dalam Celebration of ICPAC 2K26 adalah mini musikal dari siswa kelas 4 Qatar. Mereka membawakan lagu “Hello to All the Children of the World” dengan pesan Reduce, Reuse, dan Recycle.
Penampilan tersebut dilengkapi lagu Earth Day 2026, pembacaan puisi, serta flash mob dengan lagu “What a Wonderful World”. Melalui pertunjukan itu, siswa menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga bumi dengan cara kreatif.
Selain pertunjukan, siswa juga memamerkan berbagai karya berbahan daur ulang. Karya tersebut antara lain gantungan kunci dari tutup botol, tempat pensil dari botol dan kaleng bekas, hiasan dinding menggunakan teknik Kinusaiga dari potongan kain, serta tempat sampah yang dibuat dari galon bekas.
Berbagai karya tersebut menunjukkan bahwa barang yang sudah tidak terpakai dapat diolah menjadi produk bernilai guna melalui kreativitas dan pemanfaatan kembali.
Bintang Fajar Adi Satria, orang tua siswa kelas 4 Qatar, mengaku terkesan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut persiapan anak-anak menghadirkan pengalaman tersendiri bagi keluarga.
“Acara ini sangat mengesankan. Persiapannya memang sedikit membuat deg-degan, tetapi kami sebagai orang tua selalu berusaha mendukung anak-anak,” ungkapnya.
Menurutnya, tema ICP Academy Champions yang berbeda setiap tahun membuat kegiatan tersebut selalu memberikan pengalaman baru. Tahun ini, tema lingkungan dan konsep 3R menjadi perhatian utama.
“Setiap tahun temanya berbeda. Tahun ini tentang lingkungan dan 3R. Semoga ke depan tema yang diangkat tetap relevan dengan isu-isu terkini, tetapi dikemas secara menyenangkan,” harapnya.
Siswa dan Orang Tua Apresiasi Kegiatan
Calya, siswa kelas 4 Qatar, turut mengungkapkan pengalamannya mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku sempat merasa gugup sebelum tampil, tetapi akhirnya dapat menjalani pertunjukan dengan baik.
“Awalnya sih deg-degan, tetapi alhamdulillah semuanya pas, sesuai dengan musiknya,” tuturnya.
Kesan positif juga disampaikan Mama Shaquelle, orang tua siswa kelas 1 Egypt. Ia merasa bangga melihat anak-anak mendapatkan pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.
“Saya merasa bangga dan senang. Anak-anak mendapatkan pengalaman, belajar percaya diri, mengembangkan kreativitas, serta semakin peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia berharap pelaksanaan ICP Academy Champions berikutnya dapat semakin meriah dan menghadirkan kegiatan yang inovatif.
“Semoga ICPAC ke depan semakin meriah, inovatif, kreatif, dan memberikan manfaat bagi anak-anak,” harapnya.
Bunda Zayn, orang tua siswa kelas 4, juga mengapresiasi karya yang dipamerkan, terutama kerajinan dengan teknik Kinusaiga. Ia menyampaikan kekagumannya secara spontan, “Bagus banget. OTW keep nih.”
Melalui ICP Green International Festival, SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage menghadirkan pembelajaran yang menggabungkan kemampuan bahasa, kreativitas, dan kesadaran lingkungan. Kegiatan ini sekaligus mengajak siswa memahami bahwa kepedulian terhadap bumi dapat dimulai dari tindakan sederhana di lingkungan sekitar. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments