Suasana Creative Education Expo (CEO) 2026 yang digelar di halaman Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah Bangil berlangsung meriah dan penuh antusiasme, Sabtu (20/6/2026).
Salah satu penampilan yang menjadi pusat perhatian pengunjung adalah drama kolosal bertajuk “The Light of Nusantara: Jejak K.H. Ahmad Dahlan” yang diperankan oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah Bangil.
Melalui pertunjukan tersebut, para siswa mengajak penonton menelusuri perjalanan hidup K.H. Ahmad Dahlan, mulai dari masa kecil hingga menjadi tokoh pembaruan Islam dan pendiri Muhammadiyah.
Dengan penghayatan yang kuat, kostum yang menarik, serta alur cerita yang inspiratif, para pemain berhasil menyampaikan pesan tentang pentingnya pendidikan, dakwah, kepedulian sosial, dan semangat perubahan untuk kemajuan umat.
Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah Bangil, Marisa Izzah, menjelaskan bahwa pementasan drama tersebut tidak hanya menjadi wadah pengembangan bakat seni siswa, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai keteladanan K.H. Ahmad Dahlan kepada generasi muda.
“Melalui drama ini, kami ingin anak-anak belajar tentang semangat belajar, keberanian melakukan perubahan, serta kepedulian terhadap sesama yang diwariskan oleh K.H. Ahmad Dahlan,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran yang dikembangkan sekolah, sehingga siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat.
Ketua PCM Bangil, Asy’ari, turut mengapresiasi kreativitas dan semangat seluruh siswa serta guru yang terlibat dalam pementasan tersebut.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk dakwah kreatif sekaligus media pembelajaran yang efektif untuk mengenalkan sejarah dan nilai-nilai Muhammadiyah kepada anak-anak sejak usia dini.
Ia menilai pendekatan seni dan budaya mampu menjadi sarana yang menarik untuk menanamkan semangat perjuangan serta nilai-nilai keteladanan tokoh Muhammadiyah kepada generasi muda.
Dalam kesempatan yang sama, SD Muhammadiyah Bangil juga meluncurkan Program Al-Ma’un sebagai implementasi nyata ajaran K.H. Ahmad Dahlan tentang kepedulian sosial.
Melalui program tersebut, setiap hari Kamis seluruh siswa akan mengumpulkan beras yang kemudian disalurkan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.
Marisa Izzah menjelaskan bahwa Program Al-Ma’un diharapkan mampu menumbuhkan karakter dermawan, empati, dan semangat berbagi pada diri siswa.
Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memahami nilai-nilai Surat Al-Ma’un secara teori, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Pementasan drama kolosal dan peluncuran Program Al-Ma’un mendapatkan apresiasi positif dari guru, wali murid, dan pengunjung yang hadir dalam CEO 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen SD Muhammadiyah Bangil dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter, kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial sesuai nilai-nilai Muhammadiyah.





0 Tanggapan
Empty Comments