Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Puncak MPLS Ramah, SD Muhammadiyah Manyar Gelar Pilkalas Digital untuk Tanamkan Nilai Demokrasi

Iklan Landscape Smamda
Puncak MPLS Ramah, SD Muhammadiyah Manyar Gelar Pilkalas Digital untuk Tanamkan Nilai Demokrasi
Pilkalas jenjang kelas 3 (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana halaman SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) tampak berbeda pada Jumat (17/7/2026) pagi. Ratusan siswa mengikuti Pemilihan Ketua Kelas (Pilkalas) Fase B (kelas 3 dan 4) Tahun Ajaran 2026/2027 yang menjadi agenda penutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertema Srawung Bocah Riangtara (RAMAH).

Setelah pemungutan suara Fase A untuk siswa kelas 1 dan 2 selesai dilaksanakan, giliran siswa Fase B menggunakan hak pilihnya melalui sistem digital.

Setiap siswa memilih satu dari tiga pasangan calon ketua dan wakil ketua kelas menggunakan Google Form melalui tablet yang disediakan sekolah.

Pilkalas Fase B melibatkan enam rombongan belajar, yakni kelas 3 Dandelion, 3 Magnolia, 3 Snowdrop, 4 Paris, 4 Kyoto, dan 4 Sydney.

Masing-masing kelas terdiri atas 30 siswa sehingga total terdapat 180 pemilih yang berpartisipasi dalam pesta demokrasi cilik tersebut.

Terdapat perbedaan mekanisme antara kelas 3 dan kelas 4. Siswa kelas 3 langsung mengikuti pemungutan suara tanpa sesi kampanye, sedangkan siswa kelas 4 lebih dahulu menyampaikan visi dan misi sebagai bagian dari proses pemilihan.

Emir dari kelas 3 Snowdrop mengaku antusias mengikuti pengalaman tersebut.

“Sebagai paslon yang dipilih teman-teman di kelas, saya merasa senang. Walaupun kelas 3 langsung memilih tanpa berkampanye, rasanya tetap deg-degan pas di depan tablet. Memilih lewat Google Form bikin prosesnya cepat dan keren.”

Suasana semakin semarak saat para calon ketua kelas dari jenjang kelas 4 menyampaikan visi dan misi di hadapan teman-temannya.

SMPM 5 Pucang SBY

Sebagian membawa naskah pidato, ada yang menyiapkan poster sederhana, sementara lainnya tampil percaya diri menyampaikan gagasan tentang kelas yang lebih bersih, kompak, dan menyenangkan.

Sorak dukungan dan tepuk tangan dari para siswa membuat suasana halaman sekolah terasa hidup, sekaligus menjadi pengalaman pertama bagi banyak siswa dalam belajar berbicara di depan publik.

Kegiatan ini juga dirancang sebagai pembelajaran kontekstual yang menanamkan berbagai nilai karakter, antara lain:

  • Demokrasi dan kebebasan berpendapat dengan menghargai perbedaan pilihan.
  • Kejujuran dan keadilan dalam menggunakan hak suara secara bertanggung jawab.
  • Ketertiban dan kesabaran melalui budaya antre serta mengikuti prosedur pemungutan suara.
  • Literasi digital dengan memanfaatkan tablet dan Google Form untuk kegiatan yang positif.

Ketua Jenjang Kelas 4, Ustadz Ahmad Faizun, mengatakan Pilkalas menjadi ruang bagi siswa untuk belajar kepemimpinan sekaligus melatih keberanian berbicara di depan umum.

“Pilkalas tahun ini luar biasa, terutama untuk anak-anak kelas 4. Ini adalah panggung pertama mereka belajar berbicara di depan umum dan menawarkan ide (visi-misi). Kami melihat potensi kepemimpinan yang luar biasa. Harapannya, siapa pun yang terpilih bisa menjadi teladan, dan yang belum terpilih bisa berlapang dada mendukung program kelas bersama-sama.”

Melalui Pilkalas berbasis digital ini, siswa tidak hanya dikenalkan pada pemanfaatan teknologi secara bijak dan efisien, tetapi juga belajar menghargai perbedaan pilihan serta memahami makna demokrasi sejak usia dini.

Ketika proses pemungutan suara selesai dan hasil mulai dihitung, seluruh peserta telah memperoleh pengalaman berharga tentang kepemimpinan, kebersamaan, serta nilai-nilai demokrasi yang menjadi semangat Srawung Bocah Riangtara (RAMAH) dalam menyambut tahun ajaran baru.

Revisi Oleh:
  • Satria - 19/07/2026 20:48
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu