Sebagai bagian dari penerapan pembelajaran berbasis pengalaman, SD Sakri menggelar kegiatan “Pembelajaran Media Air” bagi siswa kelas 2 di kawasan wisata air Jedong Cangkring, Prambon, Sidoarjo, pada Senin (4/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran langsung di luar kelas.
Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan keberangkatan rombongan dari halaman SD Sakri menggunakan armada sekolah. Sebanyak 130 siswa kelas 2 didampingi wali kelas dan guru pendamping mengikuti kegiatan tersebut. Kondisi cuaca yang cerah sejak pagi turut mendukung pelaksanaan kegiatan.
Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Sakri, Pak Fadhil, bertindak sebagai pembimbing utama. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran media air bertujuan mengenalkan siswa pada konsep dasar keselamatan di air, melatih kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan motorik kasar melalui aktivitas yang disesuaikan dengan usia siswa.
Sesampainya di lokasi sekitar pukul 08.15 WIB, seluruh siswa mengikuti senam pemanasan dan menerima pengarahan terkait aturan keselamatan. Pak Fadhil menekankan pentingnya mematuhi instruksi, tidak berlari di area kolam, serta tetap berada dalam pengawasan guru dan petugas selama kegiatan berlangsung.

Materi yang diberikan meliputi pengenalan adaptasi di air, latihan pernapasan, mengapung dengan bantuan pelampung, serta permainan estafet bola air secara berkelompok. Kegiatan tersebut dirancang sesuai dengan tahap perkembangan siswa kelas 2 sekolah dasar.
Kepala SD Sakri, Arum Ndalu, M.Pd., yang turut hadir memantau kegiatan, menyampaikan apresiasi kepada siswa dan guru yang terlibat. “Pembelajaran media air ini bukan hanya melatih fisik, tetapi juga membangun keberanian, kerja sama, dan rasa saling peduli antar teman. Kami memilih Jedong Cangkring karena fasilitasnya aman, bersih, dan ramah anak,” ujarnya.
Selain aspek olahraga, kegiatan ini juga diintegrasikan dengan pembelajaran tematik. Setelah kegiatan di kolam, siswa mengikuti diskusi mengenai manfaat air bagi tubuh, cara menjaga kebersihan air, serta pentingnya penghematan air dalam kehidupan sehari-hari. Lembar kerja sederhana dibagikan sebagai bagian dari refleksi pembelajaran.
Untuk menjaga keselamatan, kegiatan dilaksanakan secara bergantian di kolam dangkal dengan pengawasan dari guru pendamping. Setiap kelompok siswa didampingi minimal satu guru untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai ketentuan.
Kegiatan “Pembelajaran Media Air” berakhir pukul 11.30 WIB dan ditutup dengan doa bersama serta sesi foto kelompok di area kolam. Pihak SD Sakri menyatakan bahwa kegiatan serupa direncanakan untuk dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari program pembelajaran berbasis pengalaman. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments