SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) III tingkat Jawa Timur yang digelar di Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla), Sabtu (25/7/2026).
Pada cabang lomba dai, SDM Limas menjadi wakil Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya. Fashmu III diselenggarakan oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur bekerja sama dengan PDM Lamongan dan Umla sebagai ajang pembinaan generasi muda Muhammadiyah melalui berbagai perlombaan keislaman.
Dalam kompetisi tersebut, dua siswa SDM Limas berhasil meraih prestasi membanggakan, yakni:
- Danesha Assyifatu Haifa (kelas VI) meraih Juara 1 Lomba Dai Fashmu III Jawa Timur.
- Erlangga Tsaqif (kelas IV) meraih Special Award 3 Lomba Dai Fashmu III Jawa Timur.
Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya, Mationo MA, menyampaikan rasa syukur atas capaian para siswanya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan anugerah Allah SWT sekaligus hasil kerja keras peserta, pelatih, dan dukungan orang tua.
“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT atas prestasi yang diraih Ananda Danesha dan Erlangga. Semoga capaian ini menjadi keberkahan bagi kedua duta SDM Limas yang mewakili PDM Kota Surabaya,” ujarnya saat dihubungi kontributor.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua yang terus memberikan doa dan dukungan, serta kepada para pelatih yang telah membimbing peserta hingga mampu tampil percaya diri di tingkat provinsi.
Pelatih dai SDM Limas, Bagus Waskito Utomo SPd, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan yang disiplin dan semangat belajar yang tinggi.
“Prestasi ini merupakan hasil latihan yang konsisten, doa, serta dukungan penuh dari orang tua dan sekolah. Semoga menjadi motivasi bagi Ananda Danesha dan Erlangga untuk terus berdakwah dengan ilmu, akhlak mulia, dan percaya diri,” tuturnya.
Danesha Assyifatu Haifa mengaku bersyukur atas keberhasilan meraih Juara 1. Siswi kelas VI itu mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tuanya serta para ustaz dan ustazah yang telah membimbingnya.
“Alhamdulillah saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas prestasi ini. Terima kasih kepada orang tua, ustaz, dan ustazah yang selalu memberikan doa, motivasi, dan bimbingan. Semoga saya bisa terus belajar menyampaikan dakwah Islam dengan lebih baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Erlangga Tsaqif merasa bangga dapat membawa pulang penghargaan Special Award 3 pada ajang tersebut.
“Saya bersyukur bisa mengikuti Fashmu III dan meraih Special Award 3. Pengalaman ini membuat saya semakin percaya diri untuk terus belajar berdakwah. Terima kasih kepada semua yang telah mendukung dan membimbing saya,” katanya.
Keberhasilan kedua siswa tersebut tidak lepas dari pembinaan rutin melalui kegiatan ekstrakurikuler dai di SDM Limas. Mereka juga kerap dilatih tampil di depan publik dalam berbagai kegiatan sekolah, seperti Friday Charity dan Gema Al-Kahfi, sehingga terbiasa menyampaikan dakwah dengan percaya diri.
Prestasi ini semakin mengukuhkan komitmen SD Muhammadiyah 15 Surabaya dalam membina peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berdakwah, berakhlak mulia, dan siap menjadi kader Muhammadiyah di masa depan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments