
PWMU.CO – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyembelih 16 hewan kurban dalam perayaan Iduladha 1446 H di Masjid Baiturrahim Kampus 2 Gelam pada Sabtu (7/6/2025). Hewan-hewan tersebut tidak disembelih di satu tempat, tetapi disebarkan ke beberapa lembaga Persyarikatan Muhammadiyah lainnya.
Penghimpunan Hewan Kurban di Umsida
Bendahara Takmir Masjid Baiturrahim, Rizal Yulianto SE MM, menjelaskan bahwa penyembelihan hewan kurban di Kampus 2 Umsida meliputi 6 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Dari 10 ekor kambing tersebut, salah satunya merupakan kurban dari Bank Muamalat.
Enam sapi dan sembilan kambing disembelih dan dipotong di Kampus 2 Umsida.
Sedangkan satu ekor kambing disalurkan ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Dharma Pendidikan yang terletak di sebelah utara kampus.
“Alhamdulillah, tahun ini dengan dana himpunan dari muqarrabin (orang yang berkurban), yang terdiri atas dosen, karyawan, dan juga beberapa keluarga dosen Umsida,” jelas Rizal.
Penghimpunan dana tersebut, tambahnya, terkumpul dari berbagai jalur. Misalnya, melalui Masjid Baiturrahim, ada yang langsung membayar, ada pula yang memiliki tabungan kurban dengan sistem potong gaji setiap bulan.
“Alhamdulillah, cara tersebut sangat membantu dan meringankan mereka dalam menyalurkan atau memberikan kurbannya,” terangnya.
Rizal berharap kegiatan ini menjadi salah satu fasilitas Umsida dalam mengamalkan tuntunan Islam, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan pegawai Umsida yang berasal dari Kampus 1, 2, dan 3.
Proses Pengolahan Hewan Kurban
Proses pemotongan dan pengolahan daging kurban di Kampus 2 Umsida dilaksanakan sejak sekitar pukul 06.00 WIB.
Ketua pelaksana kegiatan, M Abror SP MM, mengatakan bahwa proses pemotongan berjalan cukup cepat karena banyak pihak yang terlibat, mulai dari dosen, karyawan, hingga warga sekitar yang turut membantu proses pemotongan daging hingga pendistribusiannya.
Ia menyebut bahwa warga di sekitar Gelam hingga Desa Kebonsari memang sudah terbiasa membantu Umsida dalam acara tahunan Iduladha ini.
“Untuk proses penyembelihannya, kami bekerja sama dengan jagal. Setelah disembelih dan dikuliti, daging tersebut dibawa ke Kampus 2 dan kami mulai memotongnya sekitar pukul 06.00,” terangnya.
Proses pemotongan selesai sekitar pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendataan ulang siapa saja yang akan menerima daging tersebut.
Sekitar pukul 11.00 WIB, daging mulai dibagikan kepada para muqarrabin, dosen, karyawan yang terlibat, hingga tukang bangunan yang sedang mengerjakan pembangunan di Kampus 3.
“Kami juga membagikan daging kepada warga sekitar Kampus 2 karena di sini ada beberapa ranting Muhammadiyah, seperti Ranting Gelam, Ranting Ngampelsari, Ranting Sumorame, hingga beberapa ranting di Kecamatan Tanggulangin seperti Kalitengah dan Balonggabus,” jelas Abror.

Tak hanya itu, imbuhnya, daging kurban juga dibagikan kepada tukang ojek dan tukang becak di area Ngampelsari dan Sumorame, pedagang kaki lima, serta petugas polisi cepek yang berada di sekitar.
Para pegawai Umsida juga menyalurkan beberapa bungkus daging kurban kepada tetangga masing-masing sebagai sarana syiar agar Umsida lebih dikenal masyarakat luas.
Mengingat hewan kurban yang disembelih meningkat tiap tahunnya, Abror berharap jumlah tersebut akan terus bertambah.
“Harapannya tentu Umsida selalu meningkat. Sebagian kami juga membagikan ke Lazismu. Ada dosen dan karyawan yang berkurban di Lazismu wilayah melalui Umsida,” katanya.
Umsida tidak hanya menyembelih hewan kurban di Kampus 2. Pada Ahad (8/6/2025), Umsida juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban di Masjid At-Tanwir Kampus 3 Umsida di Lebo, Wonoayu. (*)
Penulis Romadhona S Editor M Tanwirul Huda





0 Tanggapan
Empty Comments