SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi berhasil meraih dua prestasi dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat kabupaten Banyuwangi. Kompetisi yang diikuti oleh jenjang SMA/MA/SMK/MAK sederajat, baik negeri maupun swasta, ini mengusung tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya.”
FLS3N merupakan ajang talenta nasional di bidang seni dan sastra yang diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Pada tingkat kabupaten Banyuwangi, proses penilaian dilakukan melalui dua metode, yakni daring dan luring, dengan total 16 cabang lomba yang dipertandingkan.
Pengumpulan karya daring telah dilaksanakan sejak (6/4/2026), meliputi beberapa cabang lomba seperti film pendek, monolog, dan desain poster. Sementara itu, puncak kegiatan berlangsung pada Senin (27/4/2026) di SMKN Glagah Banyuwangi dengan mempertandingkan lomba luring, di antaranya baca puisi, menyanyi solo, dan tari kreasi.
Juara 1 Film Pendek
Dari delapan cabang lomba yang diikuti, SMA Muha Genteng berhasil meraih Juara 1 pada kategori film pendek melalui karya berjudul “Lelaku.” Film ini merupakan hasil karya siswa ekstrakurikuler fotografi “Lensa Muha” yang seluruh proses produksinya dikerjakan oleh siswa.
Film tersebut digarap oleh Chicha Edistya Margareta (XI.3) sebagai penulis, disutradarai oleh Audy Syahila Hamid (XI.3), dengan sinematografi oleh Hauzaan Nasik (X.4). Sementara itu, pemeran utama diperankan oleh Miftahul Jannah Fanani (XI.2) dan Ezzar A. Aditya (XI.3).
Sutradara film, Audy, menjelaskan bahwa “Lelaku” mengangkat kisah reflektif tentang pilihan hidup di tengah arus modernitas.
“Film ini menggambarkan pergulatan seorang siswi antara budaya tradisional dan gaya hidup instan di era digital. Gandrung bukan sekadar tarian, tetapi simbol nilai dan martabat perempuan,” ujarnya.
Berkat prestasi tersebut, SMA Muha Genteng akan mewakili Kabupaten Banyuwangi ke tingkat provinsi.
Juara 3 Desain Poster
Selain itu, prestasi juga diraih pada cabang desain poster melalui Anendra Nirwasista (X.4) yang berhasil meraih Juara 3. Poster yang diusung mengangkat pesan bijak tentang penggunaan teknologi dengan tema “Main HP boleh, tetapi jangan sampai dimainkan oleh HP.”
Guru seni sekaligus pembina lomba, Jordan Darmawan, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas usaha para siswa. Ia mengakui bahwa untuk cabang lomba luring tahun ini belum berhasil meraih juara, namun capaian di kategori daring menjadi kebanggaan tersendiri.
“Anak-anak sudah berusaha maksimal. Alhamdulillah, kita bisa meraih Juara 1 film pendek dan Juara 3 desain poster,” ungkapnya.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan kerja keras siswa SMA Muha Genteng mampu bersaing dan berprestasi di tingkat kabupaten, sekaligus membuka peluang untuk melaju ke jenjang yang lebih tinggi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments