Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spemutu Jadi Ruang Kaderisasi Musyda IPM, Pelajar Muhammadiyah Belajar Memimpin dan Bermusyawarah

Iklan Landscape Smamda
Spemutu Jadi Ruang Kaderisasi Musyda IPM, Pelajar Muhammadiyah Belajar Memimpin dan Bermusyawarah
Peserta Musyda IPM Gresik ke XXIII di Aula Al-Qolam Spemutu melaksanakan agenda Musyda (Beny Syah/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) menjadi tuan rumah Musyawarah Daerah (Musyda) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang berlangsung selama tiga hari, Jumat–Ahad (11–13/9/2026).

Musyda tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan organisasi. Di balik forum permusyawaratan tersebut, terdapat proses kaderisasi yang mengajarkan pelajar Muhammadiyah untuk menyampaikan gagasan, mendengarkan pandangan orang lain, mengambil keputusan, hingga menentukan arah gerakan organisasi.

Dipilihnya Spemutu sebagai lokasi pelaksanaan Musyda turut memberikan warna tersendiri. Lingkungan sekolah menjadi ruang perjumpaan para kader pelajar Muhammadiyah untuk berdiskusi dan membangun jejaring antarpelajar.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya kepemimpinan di kalangan pelajar. Melalui forum musyawarah, peserta tidak hanya dituntut mampu berbicara, tetapi juga belajar bertanggung jawab terhadap keputusan yang telah disepakati bersama.

Kepala Spemutu Rosyidul Arifibillah, S.Pi., S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa Musyda memiliki nilai pendidikan yang kuat bagi pelajar.

Menurutnya, pengalaman mengikuti forum organisasi dapat menjadi bekal penting bagi peserta dalam menghadapi kehidupan di masa mendatang.

“Musyawarah mengajarkan banyak hal kepada pelajar, mulai dari keberanian menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan pendapat, mengambil keputusan, hingga bertanggung jawab atas keputusan tersebut. Nilai-nilai inilah yang penting dalam membentuk karakter seorang pemimpin,” ujarnya.

Ia menambahkan, Spemutu merasa mendapat kehormatan karena dipercaya menjadi tempat berlangsungnya salah satu agenda penting IPM di tingkat daerah.

SMPM 5 Pucang SBY

“Harapannya, Musyda ini melahirkan pemimpin-pemimpin pelajar yang tidak hanya memiliki kemampuan berorganisasi, tetapi juga berintegritas, memiliki kepedulian, dan mampu membawa semangat kemajuan bagi pelajar Muhammadiyah,” imbuhnya.

Membangun Kemampuan Kepemimpinan

Sementara itu, Kepala Urusan Kesiswaan Spemutu Beny Firmansyah, S.Pd., menilai Musyda menjadi sarana pembelajaran langsung bagi pelajar untuk membangun kemampuan kepemimpinan dan bekerja dalam sebuah organisasi.

“Pelajar jangan hanya menjadi penonton. Mereka perlu diberi ruang untuk belajar memimpin, berdiskusi, menyampaikan pendapat, sekaligus belajar menerima keputusan bersama. Musyda menjadi salah satu ruang yang sangat baik untuk proses tersebut,” tuturnya.

Beny berharap keberadaan Musyda di Spemutu dapat memberikan inspirasi bagi siswa, khususnya siswa Spemutu untuk semakin aktif dalam berbagai kegiatan positif, baik di lingkungan sekolah maupun organisasi pelajar Muhammadiyah.

Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat melatih berbagai keterampilan yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di kelas, seperti komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan.

Selama tiga hari, Musyda IPM di Spemutu diharapkan menjadi ruang lahirnya gagasan dan kepemimpinan baru. Lebih dari sekadar forum organisasi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan kaderisasi pelajar Muhammadiyah untuk menyiapkan generasi yang siap mengambil peran dan menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 12/09/2026 19:50
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu