Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spirit Hijrah Menjadi Kunci Perbaikan Diri dan Masyarakat

Iklan Landscape Smamda
Spirit Hijrah Menjadi Kunci Perbaikan Diri dan Masyarakat
Kajian Ahad Pagi KH Ahmad Dahlan PDM Kota Batu di Masjid At Taqwa Kota Batu bertema “Membangun Spirit Hijrah”, Minggu (07/06/2026). (Khoen Eka/PWMU.CO).
pwmu.co -

Kajian Ahad Pagi KH Ahmad Dahlan oleh PDM Kota Batu di Masjid At Taqwa Kota Batu, Minggu (07/06/2026), menghadirkan Ustadz Dr. Khusnul Fathoni MAg CMM sebagai pemateri.

Dalam kajian bertema “Membangun Spirit Hijrah” tersebut, jamaah diajak memahami makna hijrah secara lebih luas dan relevan dengan kehidupan modern.

Menurut Ustadz Khusnul Fathoni, hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat sebagaimana yang terjadi pada masa Rasulullah SAW. Namun, hijrah juga berarti perubahan diri, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara menuju kondisi yang lebih baik.

Makna Hijrah

Dalam konteks kehidupan saat ini, hijrah merupakan proses perbaikan berkelanjutan yang mengarah pada peningkatan kualitas keimanan, akhlak, dan perilaku.

Ia mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa seorang muhajir adalah orang yang meninggalkan segala sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT (HR Bukhari dan Muslim). Hadis tersebut menunjukkan bahwa hakikat hijrah adalah perubahan karakter dan perilaku menuju kebaikan.

Lebih lanjut, Ustadz Khusnul menjelaskan bahwa spirit hijrah menjadi sangat penting karena setiap individu menghadapi berbagai tantangan moral, sosial, dan spiritual.

Ia juga mengingatkan sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah tentang tanda-tanda kemerosotan masyarakat.

Yaitu ketika perbuatan keji dilakukan oleh para pembesar, pemerintahan dipegang oleh orang-orang yang tidak memiliki kompetensi memadai, dan ilmu berada di tangan orang-orang yang bermental rendah.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat terlihat dari berbagai perilaku seperti pengkhianatan, kebohongan, keserakahan, kezaliman, penyalahgunaan kekuasaan, serta penggunaan ilmu untuk kepentingan yang tidak benar.

Apabila keadaan demikian dibiarkan, maka masyarakat akan menghadapi berbagai kerusakan sebagaimana peringatan Allah SWT dalam Al-Qur’an.

SMPM 5 Pucang SBY

Untuk itu, spirit hijrah harus dibangun sebagai dorongan internal yang menggerakkan seseorang untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, memperbaiki kualitas ibadah, mengubah perilaku negatif menjadi positif, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

Urgensi Membangun Spirit Hijrah

Landasan perubahan tersebut sebagaimana firman Allah dalam Q.S. Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.

Ustadz Khusnul juga mengutip Q.S. Adz-Dzariyat ayat 50 yang memerintahkan manusia untuk segera mencari keridaan Allah. Ayat tersebut mengandung pesan agar umat Islam tidak menunda-nunda kebaikan dan senantiasa bergerak menuju perbaikan diri.

Ia menjelaskan beberapa urgensi membangun spirit hijrah, antara lain meningkatkan kualitas keimanan melalui ibadah yang lebih baik, membentuk akhlak mulia, menghindari berbagai perilaku negatif, serta menumbuhkan semangat perbaikan diri secara berkelanjutan.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membiasakan muhasabah setiap hari sebelum tidur. Yaitu mengevaluasi diri, memohon ampun atas kesalahan yang telah dilakukan, dan bertekad memperbaiki diri pada hari berikutnya.

“Muhasabah dan hijrah hendaknya dilakukan setiap hari, sebelum tidur dan setelah bangun tidur, bukan hanya ketika pergantian tahun” tegasnya.

Melalui kajian tersebut, jamaah diingatkan bahwa hijrah bukan sekadar slogan, melainkan proses nyata untuk terus bergerak menuju kehidupan yang lebih baik, lebih dekat kepada Allah SWT, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 08/06/2026 10:31
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu