Kepedulian terhadap teman yang sedang sakit ditanamkan SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix) melalui program Student Care dan Polisi Sekolah. Para murid tidak hanya diajak memahami arti empati, tetapi juga mempraktikkannya dengan menjenguk teman yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Aksi tersebut dilakukan tim Student Care saat menjenguk Azzra Hilya Khoirunnisa, siswi kelas 2-A (Al-Quddus), Rabu (5/8/2026). Azzra tengah menjalani perawatan akibat infeksi saluran pernapasan setelah mengalami batuk berkepanjangan.
Azzra sebelumnya diketahui tidak mengikuti pembelajaran selama dua hari. Ketidakhadirannya membuat teman-teman sekelas bertanya dan menunjukkan kepedulian.
“Ustaz, Azzra sudah dua hari tidak masuk. Kenapa?” tanya Aisyah Nabila Ramadhani kepada wali kelas.
Pertanyaan itu kemudian disahut siswa lain. Mereka juga menyampaikan bahwa April dan Hana tidak masuk sekolah pada hari yang sama.
Informasi mengenai kondisi Azzra kemudian disampaikan orang tua murid melalui grup WhatsApp kelas. Dari informasi tersebut diketahui Azzra sedang dirawat di rumah sakit. Sementara Azril dan Gana harus beristirahat di rumah karena kondisi tubuh yang kurang fit.
Student Care Bergerak Menjenguk
Mendapat informasi tersebut, Penanggung Jawab Ekstrakurikuler Siswa SD Musix, Ustaz Zain Ahmad Syamil SPd, berkoordinasi dengan Kepala Urusan (Kaur) Kesiswaan SD Musix, Ninik Nurfarida SPd.
Keduanya kemudian menugaskan perwakilan Student Care untuk menjenguk Azzra sekaligus menyampaikan doa dan dukungan dari sekolah serta teman-temannya.
Tim yang berangkat terdiri atas Fatimah Nabila Altafunnisa (kelas 4-B), Alesha Afsheena Allahyarham S (kelas 4 ICP), Adelard Zyandrew Firdaus (kelas 4-B), dan Fatharian Zayn Arrafif (kelas 5 ICP).
Para murid tersebut berbagi tugas selama kunjungan. Fatharian Zayn Arrafif yang akrab disapa Zain memimpin doa untuk kesembuhan Azzra. Sementara Fatimah menyampaikan maksud kedatangan mereka.
“Ayah dan Bunda, kedatangan kami ke sini mewakili teman-teman Student Care dan Polisi Sekolah untuk menjenguk serta mendoakan adik Azzra agar segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” tutur Fatimah.
Setelah itu, Zain memimpin doa. Suasana ruang perawatan pun menjadi khidmat. Para siswa dan pendamping mengaminkan doa yang dipanjatkan untuk kesembuhan Azzra.
Serahkan Tali Asih Lazismu Kids
Tidak hanya memberikan dukungan moril, tim Student Care juga menyerahkan tali asih dari Lazismu Kids SD Musix kepada keluarga Azzra.
Kehadiran para kakak kelas tersebut membuat orang tua Azzra terharu. Mereka mengapresiasi kepedulian siswa dan sekolah yang datang menjenguk serta mendoakan putrinya.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kakak-kakak Student Care, Polisi Sekolah, serta Ustaz yang telah meluangkan waktu untuk datang menjenguk dan mendoakan Azzra. Semoga kakak-kakak semua tetap istiqamah menjalankan amanah kebaikan ini,” ujar Wahyu Mustika Dewi, ibunda Azzra.
Ia menjelaskan, Azzra harus mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah mengalami infeksi saluran pernapasan yang dipicu batuk berkepanjangan.
Kaur Kesiswaan SD Musix Ninik Nurfarida SPd mengatakan, Student Care diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Program tersebut dirancang untuk membangun karakter murid agar memiliki kepedulian dan kepekaan sosial.
Menurutnya, menjenguk orang sakit merupakan salah satu bentuk kepedulian yang diajarkan dalam Sunnah Rasulullah saw. Nilai tersebut penting dikenalkan kepada anak sejak dini melalui pengalaman nyata.
“Melalui momentum ini, kami ingin memastikan peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya,” tegas Ninik.
Melalui konsistensi program Student Care dan Polisi Sekolah, SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya berupaya membangun budaya sekolah yang peduli dan saling menolong.
Kunjungan sederhana tersebut menjadi pembelajaran langsung bagi para murid bahwa kepedulian tidak cukup hanya dipahami, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan.
Dari kebiasaan menjenguk, mendoakan, dan membantu teman yang sedang mengalami kesulitan, sekolah berharap tumbuh generasi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi sesama. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments