Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) di panggung seni rupa nasional. Ali Akhtar Aryasatya, siswa kelas 6C, berhasil meraih Juara 1 atau Winner ARTJOG Kids Award 2026 kategori usia 9–11 tahun.
Penghargaan tersebut diraih dalam ajang ARTJOG Kids 2026 yang berlangsung di Jogja National Museum, Yogyakarta, Ahad (23/8/2026).
ARTJOG merupakan salah satu perhelatan seni rupa terbesar di Indonesia. Ajang ini bahkan kerap disebut sebagai “Lebaran Seni” karena menjadi ruang pertemuan seniman, karya, dan publik dalam atmosfer seni yang meriah.
Perjalanan Akhtar menuju podium juara tidak mudah. ARTJOG Kids 2026 diikuti 544 seniman anak dari berbagai daerah di Indonesia.
Dari ratusan peserta tersebut, panitia menyeleksi karya secara ketat hingga hanya 52 karya yang dinyatakan terpilih untuk dipamerkan.
Akhtar menjadi salah satu seniman anak yang berhasil menembus seleksi tersebut. Prestasi ini sekaligus menjadi catatan istimewa karena merupakan kali kedua Akhtar terpilih dalam ARTJOG Kids. Sebelumnya, ia juga berhasil lolos pada ARTJOG Kids 2025.
Orang tua Akhtar, Irma Nurbaeti Kusbinan, mengatakan putranya menunjukkan semangat dan konsistensi selama mengikuti seluruh proses, mulai dari seleksi hingga pameran.
“Bagi Akhtar, proses ini bukan hanya tentang menjadi pemenang, tetapi juga tentang belajar, menerima masukan, dan menikmati proses berkarya,” ujarnya.
Prestasi tahun ini terasa semakin istimewa karena menjadi kesempatan terakhir Akhtar mengikuti ARTJOG Kids. Berdasarkan ketentuan penyelenggara, seorang seniman anak hanya dapat terpilih maksimal dua kali.
Akhtar pun menutup perjalanannya di ARTJOG Kids dengan hasil terbaik: Winner atau Juara 1 kategori usia 9–11 tahun.
Bagi Akhtar, penghargaan tersebut bukan sekadar sebuah trofi. Ia mengaku senang, terharu, sekaligus bangga karena dapat membawa nama sekolah di ajang seni bergengsi tingkat nasional.

“Alhamdulillah bisa mewakili sekolah dan membawa nama baik Mudipat,” ucapnya singkat.
Irma mengatakan pengalaman mengikuti ARTJOG Kids memberikan pelajaran penting bagi perkembangan Akhtar. Menurut dia, kemampuan anak dalam berkesenian tidak cukup hanya dibangun melalui penguasaan teknik.
Keberanian mengeksplorasi gagasan, konsistensi, serta kemampuan menikmati proses juga perlu terus dikembangkan.
“Evaluasi ke depan adalah agar Akhtar terus belajar dan berkembang, tidak hanya dalam teknik berkarya, tetapi juga dalam keberanian bereksplorasi dan konsistensi,” jelasnya.
Ia berharap pengalaman di ARTJOG menjadi bekal bagi Akhtar untuk menghasilkan karya yang semakin matang tanpa kehilangan karakter dan kegembiraan dalam berkarya.
“Pengalaman di ARTJOG ini menjadi pembelajaran berharga agar ke depan karyanya semakin matang, tanpa kehilangan karakter dan kegembiraan dalam berkarya,” imbuh Irma.
Keluarga berharap Akhtar tetap rendah hati dan menikmati perjalanan kreatifnya. Prestasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa Mudipat lainnya agar berani mengembangkan potensi dan mengekspresikan diri melalui karya.
“Semoga Akhtar tetap menikmati proses berkarya dan tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, rendah hati, serta menginspirasi teman-teman lain agar tidak takut mengekspresikan diri,” tutur Irma.
“Barakallah. Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments