Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Sejarah, Kepala MTs Mulimas Ajak Generasi Muda Berani Berkarya

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Sumpah Pemuda Bukan Sekadar Sejarah, Kepala MTs Mulimas Ajak Generasi Muda Berani Berkarya
Alimah, M.Pd
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran generasi muda dalam menjaga persatuan, menumbuhkan semangat belajar, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Semangat yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 itu perlu terus dihidupkan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kepala MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan Lamongan, Alimah, M.Pd., menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, melainkan inspirasi bagi generasi muda untuk terus bergerak, berjuang, dan mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, generasi muda perlu membekali diri dengan ilmu pengetahuan, karakter yang kuat, serta semangat persatuan agar mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

“Menjadi pemuda bukan hanya tentang usia, tetapi tentang keberanian untuk belajar, bergerak, dan memberikan manfaat. Semangat Sumpah Pemuda harus kita wujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai Sumpah Pemuda kepada peserta didik. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, melatih tanggung jawab, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Di lingkungan MTs Muhammadiyah 15 Al Mizan Lamongan, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui kedisiplinan dalam belajar, keaktifan berorganisasi, sikap saling menghargai, serta kesediaan bekerja sama.

Alimah juga mengingatkan bahwa tantangan pemuda saat ini berbeda dengan generasi 1928. Jika dahulu para pemuda berjuang menyatukan bangsa di tengah keterbatasan, kini generasi muda dituntut mampu menghadapi derasnya arus informasi, perkembangan teknologi, dan perubahan sosial dengan kecerdasan serta akhlak yang baik.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

“Jangan sampai kita hanya bangga dengan sejarah perjuangan pemuda, tetapi lupa melanjutkan semangatnya. Pemuda hari ini harus berani meningkatkan kualitas diri, menjaga persatuan, dan menggunakan kemampuannya untuk hal-hal yang bermanfaat,” pesannya.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda juga harus menjadi pengingat bahwa perbedaan bukan alasan untuk terpecah belah. Justru melalui sikap saling menghormati, gotong royong, dan kepedulian, generasi muda dapat membangun lingkungan yang lebih baik.

Ia berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda mampu mendorong para pelajar untuk tidak berhenti menjadi generasi yang sekadar memiliki cita-cita, tetapi juga berani mengambil langkah untuk mewujudkannya.

“Jadilah generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter, santun dalam bersikap, dan luas dalam memberikan manfaat. Masa depan bangsa tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus dipersiapkan melalui apa yang kita lakukan hari ini,” tuturnya.

Melalui refleksi Hari Sumpah Pemuda, Alimah mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan semangat persatuan, perjuangan, dan pengabdian sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebab, melanjutkan perjuangan para pemuda bukan semata-mata dengan mengingat sejarah, melainkan dengan menghadirkan perubahan positif sesuai kemampuan masing-masing. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 28/10/2026 10:20
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu