Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sumu Tulungagung Buka Klinik Bisnis Berbasis Konsultasi dan Mentoring

Iklan Landscape Smamda
Sumu Tulungagung Buka Klinik Bisnis Berbasis Konsultasi dan Mentoring
Sumu Tulungagung membuka Klinik Bisnis berbasis konsultasi dan mentoring untuk membantu pelaku usaha membahas persoalan organisasi perusahaan (Soleh/PWMU.CO)
pwmu.co -

Serikat Usaha Muhammadiyah (Sumu) Tulungagung melalui Bidang Pengembangan Bisnis membuka Klinik Bisnis berbasis konsultasi, mentoring, dan bedah persoalan perusahaan. Batch pertama program tersebut diikuti tujuh pelaku usaha pada Sabtu (11/9/2026).

Berbeda dengan seminar atau pelatihan pada umumnya, Klinik Bisnis menggunakan format peserta terbatas. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga membawa persoalan nyata dari perusahaan masing-masing untuk dikonsultasikan dan dibahas bersama narasumber serta peserta lainnya.

Pada batch pertama, peserta mengikuti konsultasi dan mentoring bersama Alfath, praktisi sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola organisasi. Pembahasan difokuskan pada persoalan organisasi bisnis, manajerial, dan pengelolaan SDM.

Sejumlah materi yang dibahas meliputi pengembangan organisasi, kaderisasi dan manajemen talenta, sistem penggajian, penyusunan kompetensi jabatan dan asesmen, rekrutmen, pengembangan SDM, serta pengelolaan kinerja melalui Key Performance Indicator (KPI) dan Balanced Scorecard.

Format peserta terbatas memberikan kesempatan kepada setiap pelaku usaha untuk menyampaikan persoalan perusahaan secara lebih leluasa. Pembahasan juga diarahkan pada kondisi yang dihadapi masing-masing peserta sehingga materi dapat dikaitkan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Peserta Membawa Persoalan Perusahaan

Salah satu peserta, Ardian, CEO Upaz Net, menilai format peserta terbatas membuat proses konsultasi dan diskusi berlangsung lebih efektif.

“Menurut saya, program ini sangat bermanfaat karena pesertanya terbatas, jadi suasananya lebih privat dan kita bisa lebih leluasa untuk berdiskusi.”

Menurut Ardian, materi yang disampaikan tidak berhenti pada teori. Peserta dapat membawa persoalan yang sedang dihadapi perusahaan untuk dibahas dan mendapatkan masukan dari narasumber maupun peserta lainnya.

“Materi yang diberikan juga tidak hanya teori. Kita bisa langsung membawa dan membahas masalah yang sedang terjadi di perusahaan, sehingga bisa mendapatkan masukan, solusi, sekaligus sharing pengalaman dengan peserta lainnya.”

Ia menambahkan, pengetahuan yang diperoleh melalui Klinik Bisnis dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengelolaan perusahaan.

“Klinik bisnis ini sangat membantu karena ilmu yang didapat bisa dijadikan referensi atau langsung diterapkan dalam kondisi nyata di perusahaan.”

SMPM 5 Pucang SBY

Klinik Bisnis dikembangkan dengan pendekatan konsultasi berbasis persoalan. Setiap perusahaan memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda sehingga pembahasan tidak hanya diarahkan pada teori umum, tetapi juga pada identifikasi masalah, pencarian akar persoalan, dan penyusunan alternatif perbaikan.

Melalui proses tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk melihat persoalan perusahaan dari sudut pandang yang berbeda. Selain mendapatkan masukan dari narasumber, peserta juga dapat bertukar pengalaman dengan pelaku usaha lain yang menghadapi tantangan serupa.

Sumu Tulungagung Ingin Program Berdampak Luas

Korda Sumu Tulungagung menyampaikan bahwa Klinik Bisnis merupakan salah satu program kerja Bidang Pengembangan Bisnis. Program tersebut ditujukan untuk membantu anggota SUMU dan pelaku usaha lainnya memperoleh ruang belajar serta konsultasi mengenai persoalan yang dihadapi dalam menjalankan bisnis.

“Harapan saya sebagai Korda Sumu Tulungagung, program ini bisa menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi anggota, khususnya dalam menjalankan dan mengembangkan bisnisnya. Tetapi kami juga ingin manfaatnya tidak berhenti di anggota Sumu saja,” ujar Korda SUMU Tulungagung.

Menurutnya, pelaku usaha membutuhkan ruang untuk mendiskusikan persoalan organisasi, manajemen, SDM, dan sistem kerja perusahaan berdasarkan kondisi yang mereka hadapi.

“Sumu harus bisa hadir memberikan manfaat. Anggota tentu menjadi bagian yang kami prioritaskan, tetapi secara lebih luas kami ingin program-program Sumu juga bisa dirasakan oleh pelaku UMKM lainnya. Intinya, SUMU bermanfaat untuk semuanya.”

Setelah batch pertama dilaksanakan, Sumu Tulungagung berencana menggelar batch kedua Klinik Bisnis pada akhir September 2026. Tema yang diangkat masih berkaitan dengan organisasi bisnis, manajerial, dan SDM.

Konsep peserta terbatas tetap dipertahankan agar setiap peserta memiliki kesempatan yang cukup untuk melakukan konsultasi, mengikuti mentoring, dan membahas persoalan bisnis secara lebih mendalam.

Informasi mengenai jadwal, lokasi, narasumber, dan pendaftaran batch kedua akan disampaikan oleh panitia. Program ini menjadi bagian dari upaya Sumu Tulungagung menyediakan ruang belajar dan konsultasi bagi pelaku usaha, khususnya dalam memperkuat organisasi, sistem manajemen, dan pengelolaan sumber daya manusia. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 12/09/2026 11:56
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu