Siswa SD Muhammadiyah 1 & 2 Taman (SD Mumtaz) belajar mengenal teknologi melalui kegiatan Talent Robotics. Program ini mengajak siswa kelas 1 dan 2 memahami konsep dasar teknologi dan kelistrikan melalui kegiatan praktik yang menyenangkan.
Talent Robotics dilaksanakan dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu di aula dan Jumat di kelas 1G. Pada Rabu (12/8/2026), kegiatan berlangsung di Kampus 2 SD Mumtaz dengan peserta siswa kelas 1 dan 2.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan materi tentang rangkaian seri menggunakan lampu. Dengan pendampingan Kak Wulan, siswa diajak mengenal konsep dasar rangkaian listrik melalui praktik sederhana.
Siswa tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam menyusun rangkaian. Mereka mencoba menghubungkan berbagai komponen hingga menghasilkan cahaya dari lampu yang dirangkai.
Menurut Kak Wulan, kegiatan Talent Robotics dirancang agar siswa memperoleh pengalaman belajar teknologi secara langsung.
“Anak-anak belajar sambil praktik. Dari rangkaian sederhana ini, mereka belajar memahami bagaimana listrik mengalir, sekaligus melatih ketelitian, kesabaran, dan keberanian untuk mencoba. Yang paling penting, mereka menikmati proses belajarnya,” ujar Kak Wulan.
Antusiasme siswa terlihat ketika mereka mencoba menyelesaikan rangkaian masing-masing. Saat lampu berhasil menyala, wajah ceria dan rasa bangga pun terpancar. Pengalaman sederhana tersebut menjadi pembelajaran yang bermakna bagi siswa.
Talent Robotics tidak hanya mengenalkan teknologi, tetapi juga melatih logika, kreativitas, ketelitian, kerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah. Kesalahan saat merangkai menjadi bagian dari proses belajar untuk menemukan solusi.
Melalui kegiatan ini, SD Mumtaz berupaya menghadirkan pengalaman pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Teknologi dikenalkan bukan sebagai sesuatu yang sulit, melainkan sebagai ruang bagi siswa untuk bermain, bereksperimen, dan menghasilkan karya.
Dari rangkaian lampu yang sederhana, siswa belajar bahwa sebuah karya membutuhkan proses. Mereka belajar mencoba, memperbaiki kesalahan, dan tidak mudah menyerah.
Dari lampu yang menyala, tumbuh ide yang bercahaya. Dari tangan kecil, lahir karya besar. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments