Untuk mengukur kualitas kompetensi peserta didik kelas XII, SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi menggelar kegiatan koreksi bersama hasil Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di aula sekolah dan diikuti oleh seluruh guru.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Muha Genteng menjelaskan bahwa kompetensi siswa tidak hanya dinilai dari ujian berbasis kertas atau komputer. Kompetensi mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap, termasuk akhlak yang menjadi bagian penting dalam pendidikan Islam.
“Dari akhlak yang terpuji, manusia dapat meraih kesejahteraan dunia dan keselamatan akhirat,” ujarnya.
Menjaga Objektivitas Nilai
Wakil Kepala Urusan Kurikulum, Arif Imam Subhi, S.Si., menegaskan bahwa koreksi bersama bertujuan menghasilkan nilai yang adil dan seimbang antara nilai keseharian dan nilai ujian seperti PSAJ maupun Ujian Akhir Muhammadiyah. Ia menyebutkan bahwa setiap guru tentu memiliki penilaian terhadap kemampuan peserta didiknya masing-masing.
“Sering terjadi perbedaan antara nilai akademik keseharian dan hasil ujian akhir. Karena itu, penentuan nilai rapor semester enam kami kembalikan kepada guru pengampu dengan mempertimbangkan pertimbangan profesional dan hati nurani,” jelas Arif.
Pelaksanaan koreksi berlangsung hampir tiga jam, mulai pukul 12.00 hingga 15.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, peserta didik kelas X dan XI belajar dari rumah setelah melaksanakan salat Dzuhur berjamaah. Usai koreksi, seluruh guru menutup rangkaian kegiatan dengan salat Asar berjamaah sebelum meninggalkan sekolah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments