Prestasi olahraga kembali ditorehkan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat). Tim Lower Basket 3×3 Mudipat berhasil meraih Juara 1 Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur yang diselenggarakan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Jawa Timur di Kota Madiun, 15–16 Agustus 2026.
Prestasi tersebut menjadi capaian penting bagi pembinaan olahraga di Mudipat. Turun dengan satu tim yang diperkuat empat siswa, Mudipat mampu bersaing dan mengungguli sekitar 10 tim terbaik dari berbagai sekolah di Jawa Timur.
Peserta kejuaraan berasal dari beragam sekolah, termasuk sekolah internasional serta sejumlah sekolah unggulan seperti Santo Yusuf dan Petra. Persaingan pun berlangsung ketat sejak babak awal.
Namun, tekanan tersebut tidak membuat para pemain Mudipat kehilangan kepercayaan diri. Dengan kerja sama tim yang solid, disiplin bermain, dan mental bertanding yang kuat, mereka mampu melewati setiap pertandingan hingga memastikan gelar juara pertama.
Pelatih Basket Mudipat, Ilham, mengapresiasi penampilan anak asuhnya. Menurut dia, para pemain mampu menunjukkan keberanian dan keyakinan ketika menghadapi lawan-lawan yang memiliki reputasi kuat.
“Anak-anak tampil yakin dan tegas dalam menghadapi lawan. Mereka tidak gentar meskipun harus berhadapan dengan tim-tim besar,” ujar Ilham, Rabu (19/8/2026).
Bagi para pemain, keberhasilan tersebut bukan sekadar soal gelar juara. Kejuaraan tingkat Jawa Timur itu juga menjadi pengalaman berharga karena mereka berkesempatan menguji kemampuan melawan tim-tim dari sekolah yang selama ini dikenal memiliki prestasi olahraga.
Salah seorang pemain mengaku bangga bisa membawa nama Mudipat menjadi yang terbaik.
“Kami bangga bisa juara karena lawan-lawan kami semuanya hebat-hebat,” katanya.
Meski berhasil menjadi juara, Ilham menegaskan capaian tersebut bukan alasan untuk berhenti berbenah. Evaluasi tetap dilakukan untuk memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan kemampuan tim menghadapi kompetisi berikutnya.
Ia meminta para pemain menjaga konsistensi latihan dan disiplin. Menurutnya, mempertahankan prestasi membutuhkan kerja keras yang tidak kalah besar dibandingkan saat meraih kemenangan.
Kebanggaan juga disampaikan Penanggung Jawab Basket Mudipat, M. Jamaadi, M.Pd. Ia menilai gelar juara tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan basket di sekolah berjalan secara konsisten.
“Kami sangat bangga karena anak-anak Mudipat berhasil meraih juara 1. Ini bukti pembinaan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Jamaadi berharap prestasi tersebut menjadi pemantik lahirnya generasi baru atlet basket dari Mudipat. Sekolah, kata dia, akan terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, termasuk melalui pembinaan olahraga yang terarah.
“Ke depan, kami berharap selalu lahir kader-kader basket yang andal dari SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya,” katanya.
Ia pun menyampaikan optimisme terhadap masa depan pembinaan basket di Mudipat.
“Kalau ingin putra-putrinya pintar di bidang atlet basket, ya Mudipat sekolahnya,” pungkas Jamaadi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments