Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

TK ABA III Ade Irma Suryani Peduli Sesama, Siswa Galang Infaq untuk Korban Bencana

Iklan Landscape Smamda
TK ABA III Ade Irma Suryani Peduli Sesama, Siswa Galang Infaq untuk Korban Bencana
Penggalangan dana serta cap jari peduli sesama sebagai simbol bagian dari kegiatan sosial anak. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

TK Bustanul Athfal (ABA) III Ade Irma Suryani menggelar kegiatan penggalangan dana kemanusiaan bertajuk “ABA III Peduli Sesama” selama dua hari, Senin-Selasa (14-15/9/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kepedulian dan semangat berbagi kepada para siswa sejak dini.

Kegiatan dimulai Senin pagi pukul 07.00 dengan upacara bendera. Setelah itu, siswa diajak mengikuti nonton bareng berita tentang berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia. Kegiatan berlangsung di teras sekolah dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP).

Kepala ABA III, Siti Jumaani, S.Pd., turut memandu kegiatan. Ia menjelaskan secara sederhana mengenai pengertian bencana alam, jenis-jenis bencana, serta dampak yang ditimbulkan setelah bencana terjadi.

Setelah menyaksikan tayangan tersebut, siswa diajak memahami bahwa korban bencana membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. Siti kemudian mengarahkan siswa untuk berbagi tidak hanya dalam bentuk makanan atau mainan seperti yang biasa dilakukan, tetapi juga melalui bantuan uang yang lebih mudah disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya, wali murid telah mendapat pemberitahuan melalui grup kelas masing-masing untuk membawa uang pada Senin dan Selasa sebagai bentuk dukungan bagi korban bencana.

Siti mengingatkan siswa dan wali murid bahwa berbagi dengan sesama merupakan salah satu bentuk kebaikan.

“Se-baik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain,” tuturnya.

Para siswa kemudian berbaris untuk memasukkan uang yang telah disiapkan dari rumah ke dalam toples sedekah dan infaq yang disediakan sekolah.

“Anak-anak, saat memasukkan uangnya ke dalam toples nanti jangan lupa ucap Bismillah,” pesan Siti.

Setelah memasukkan uang, siswa mencelupkan salah satu jari ke tinta kemudian menempelkannya pada kertas putih. Cap jari tersebut menjadi simbol kepedulian siswa atas nama sekolah.

“Semoga Allah menjadikan langkah ini sebagai amal jariyah kita kelak, ya!” ujar Siti.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia juga mengajak para guru untuk ikut berpartisipasi. “Bunda juga ikut ya, Nak!” tambahnya sambil mencap jempol setelah memasukkan uang ke dalam toples infaq.

Hari Kedua, Siswa Ikut Menghitung Infaq

Pada hari kedua, kegiatan penggalangan dana kembali dilanjutkan. Jika pada hari pertama siswa Kelompok B lebih banyak yang memberikan infaq dan membubuhkan cap jari, kali ini giliran siswa Kelompok A yang lebih banyak berpartisipasi.

Sejumlah siswa Kelompok B juga kembali membawa uang untuk dimasukkan ke dalam toples infaq. Setelah seluruh kegiatan selesai, cap jari siswa diberi nama masing-masing sebagai tanda partisipasi.

Hari kedua juga menjadi waktu untuk menghitung dana yang telah terkumpul. Bunda Vivin Ummu Salma membuka dan menghitung isi toples bersama Gavin, siswa Kelompok B ABA III.

“Bund, aku bantu ya, aku suka hitung uang,” kata Gavin antusias sembari mengumpulkan dan menata lembaran uang.

Ia juga mencoba mengenali pecahan uang yang dihitung. “Yang biru ini lima puluh ribu ya? Terus yang hijau ini dua puluh ribu ya?” ujarnya bersemangat.

Setelah beberapa menit, hasil penghitungan menunjukkan dana yang terkumpul mencapai Rp1 juta.

Dana tersebut kemudian disetorkan kepada bendahara Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Probolinggo yang telah ditunjuk sebelumnya untuk selanjutnya disalurkan kepada pihak yang membutuhkan. Melalui kegiatan “ABA III Peduli Sesama”, siswa tidak hanya belajar tentang bencana alam, tetapi juga mempraktikkan nilai kepedulian, berbagi, dan membantu sesama sejak usia dini. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 16/09/2026 23:01
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu