Komitmen untuk memperluas manfaat ilmu dan pengabdian masyarakat terus ditunjukkan oleh para pendidik SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik. Tidak hanya berdedikasi mendidik para siswa di lingkungan sekolah, pendidik SDMM juga aktif berkontribusi langsung dalam dinamika gerakan persyarikatan.
Keaktifan guru tidak hanya terbatas di dalam ruang kelas. Semangat berorganisasi dan berkontribusi untuk masyarakat luas turut ditunjukkan oleh salah seorang pendidik dari SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik.
Hal tersebut dibuktikan oleh Diana Herawati yang kerap dipanggil Diana, guru SDMM yang menghadiri perhelatan Musyawarah Daerah (Musyda) Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Gresik pada Jumat hingga Ahad, 11–13/9/2026. Kehadiran guru muda ini menjadi cermin nyata integrasi antara peran pendidik dan kiprah keorganisasian.
Bagi Diana, perhelatan Musyda akhir pekan kemarin bukan sekadar forum musyawarah biasa. Agenda tersebut menjadi momen penting untuk mempertanggungjawabkan amanah kepemimpinan yang telah ia emban sebagai Bendahara Umum PD IPM Gresik periode 2023–2025.
Musyda PD IPM Gresik tahun ini mengusung agenda strategis, mulai dari evaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode berjalan, perumusan arah kebijakan serta garis-garis besar program kerja ke depan, hingga pemilihan jajaran kepemimpinan baru.
Selama tiga hari pelaksanaan, forum berlangsung dengan khidmat dan dinamika musyawarah yang sehat. Seluruh pimpinan dan utusan dari berbagai pimpinan cabang serta ranting se-Kabupaten Gresik saling bertukar gagasan demi kemajuan IPM.
Selama tiga hari penuh, Diana terlibat aktif mengawal pelaporan tata kelola keuangan organisasi serta membersamai dinamika perumusan arah kebijakan strategis gerakan pelajar di Kabupaten Gresik. Forum tertinggi tingkat daerah ini berjalan penuh khidmat, ditutup dengan penetapan jajaran kepemimpinan baru untuk periode mendatang.
Keterlibatan aktif guru dalam struktur organisasi kepemudaan membawa nilai tambah yang signifikan bagi lingkungan sekolah. Pengalaman mengelola administrasi, keandalan menata keuangan publik, serta kematangan berorganisasi menjadi modal berharga yang disalurkan secara langsung dalam proses pembelajaran karakter siswa.
Semangat dedikasi yang ditunjukkan Diana Herawati diharapkan mampu menjadi teladan konkret bagi siswa-siswi SDMM. Pendidik tidak hanya mengajarkan teori kepemimpinan dan integritas di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkannya secara nyata di tengah masyarakat persyarikatan. Pengabdian tulus ini membuktikan bahwa guru SDMM senantiasa hadir melahirkan generasi yang berkemajuan dan berjiwa kepemimpinan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments