Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

67 Kader Spemutu Uji Wawasan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Ke-IPM-an

Iklan Landscape Smamda
67 Kader Spemutu Uji Wawasan Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Ke-IPM-an
Para calon anggota PR IPM Spemutu mengerjakan soal wawasan menggunakAn gawai (Beny Syah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Sebanyak 67 kader mengikuti tes wawasan dalam rangka recruitment Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) periode 2026-2027, Selasa (15/9/2026).

Tes berlangsung di tiga ruang kelas, yakni 8A, 8B, dan 9A, tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penjaringan calon kader PR IPM Spemutu. Peserta tidak hanya diuji mengenai pengetahuan umum organisasi, tetapi secara khusus menghadapi materi Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan ke-IPM-an.

Tiga materi tersebut menjadi bekal penting bagi calon kader. Al-Islam menguji pemahaman peserta terhadap dasar-dasar ajaran Islam. Kemuhammadiyahan mengukur wawasan tentang sejarah, nilai, dan gerakan Muhammadiyah. Sementara ke-IPM-an berkaitan dengan pemahaman peserta terhadap organisasi IPM serta peran pelajar dalam gerakan pelajar Muhammadiyah.

Pembina PR IPM Spemutu, Yatik, S.Pd., mengatakan tes wawasan tidak sekadar menjadi instrumen seleksi, tetapi juga bagian dari proses kaderisasi.

“Recruitment ini bukan hanya mencari siswa yang mampu berorganisasi, tetapi juga kader yang memiliki dasar pemahaman Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan ke-IPM-an. Harapannya, mereka tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga memahami nilai dan tujuan dari organisasi yang mereka jalankan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Urusan Kesiswaan Spemutu, Beny Firmansyah, S.Pd., menilai proses recruitment IPM menjadi ruang belajar kepemimpinan bagi siswa.

“Kami ingin IPM menjadi ruang belajar bagi siswa untuk tumbuh menjadi pribadi yang memiliki keberanian, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja sama. Karena itu, proses recruitment tidak hanya melihat keaktifan siswa, tetapi juga pemahaman mereka terhadap Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan ke-IPM-an,” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Menghadirkan Gagasan dan Kontribusi

Beny menambahkan, kader IPM diharapkan tidak berhenti pada kemampuan menjalankan program kerja, tetapi mampu menghadirkan gagasan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah.

“Kader yang baik bukan hanya yang mampu menjalankan program, tetapi juga yang mampu melihat persoalan, menawarkan solusi, dan mengajak teman-temannya bergerak dalam kebaikan. Dari proses seperti inilah kemampuan kepemimpinan siswa dapat tumbuh secara bertahap,” tambahnya.

Salah satu panitia recruitment PR IPM periode 2026-2027, Kalila Ganeshia, mengatakan 67 peserta mengikuti tes dengan antusias.

“Peserta terlihat antusias mengikuti tes wawasan. Materi yang diberikan mencakup Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan ke-IPM-an. Melalui tes ini, kami ingin mengetahui sejauh mana pemahaman calon kader sekaligus menjadi bagian dari proses untuk mempersiapkan kepengurusan IPM periode berikutnya,” ungkapnya.

Tes wawasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian recruitment PR IPM Spemutu periode 2026-2027. Melalui proses ini, sekolah bersama PR IPM Spemutu berupaya menyiapkan kader pelajar yang memiliki wawasan keislaman, pemahaman Kemuhammadiyahan, kemampuan berorganisasi, serta kesiapan mengambil peran dalam berbagai kegiatan positif di sekolah. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 16/09/2026 23:57
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu