Frisa Camp dengan jumlah peserta 91 siswa sukses digelar oleh SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage pada hari Jumat-Sabtu (26-27/9/2025) di Ikrom Sport sekolah.
Frisa Camp merupakan perkemahan wajib yang harus diikuti siswa kelas 4 SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage di hari Jumat dan Sabtu. Tepatnya tanggal 26 September 2025 dimulai pukul 12.30 WIB hingga 27 September 2025 pukul 08.30 WIB.
Masing-masing siswa kelas empat berangkat dari rumah masing-masing dengan ketentuan sudah salat Jumat atau Dhuhur dan makan siang.
Frisa Camp ini kegiatan tindak lanjut dari ekstrakurikuler atau Pengembangan Diri Siswa Hizbul Wathan (HW) yang wajib diikuti siswa kelas 4 setiap hari Rabu.
Sesuai dengan makna HW, yaitu cinta tanah air, maka kegiatan ini juga didesain ada kegiatan gerakan penghijauan yang akan dilaksanakan langsung oleh peserta Frisa Camp.
Oleh karena itu, baik guru maupun murid membawa tanaman dari rumah untuk ditanam di halaman dan area lain dalam sekolah.
Selain itu juga target keluaran kegiatan ini berdampak postif. Mampu menguatkan aqidah, mental, fisik, dan meningkat ilmu pengetahuan, serta akhlak yang baik siap menjadi kader Muhammadiyah yang tangguh.
Siswa datang dengan berseragam HW lengkap, disambut oleh guru kelas 4 wali kelas masing-masing, dan melaksanakan registrasi di area pos security.
Pukul 13.15 WIB, siswa mendapatkan pembagian tenda, kelompok, dan pendamping, kemudian merapikan barang bawaan di tenda masing-masing.
Kegiatan langsung dilanjutkan dengan lomba kelompok, yaitu sandi morse dan semaphore. Teknis lombanya satu regu dibagi menjadi dua.
Masing-masing peserta lomba menjawab atau mempraktikkan gerakan sesuai pertanyaan dan instruksi dari ramanda dan ibunda sebagai penguji.
Lomba dilanjutkan dengan penampilan yel-yel oleh masing-masing regu. Dengan antusias yang luar biasa para siswa berjuang bersama regu masing-masing untuk menjadi sang juara.
Kegiatan sesi pertama berakhir setelah mendengar adzan, siswa melaksanakan salat Asar berjamaah. Setelah Salat Asar, siswa langsung berbaris untuk melaksanakan upacara pembukaan.
Pesan singkat yang diberikan oleh kepala sekolah saat kegiatan tersebut meminta peserta untuk dapat melaksanakan kegiatan dengan riang gembira dan membawa dampak perubahan karakter yang lebih baik.
Setelah acara pembukaan kegiatan selanjutnya adalah lomba Kelompok Memasak. Kegiatan dilaksanakan di depan tenda masing-masing.

Berbekal bahan masakan yang didapat dari sekolah berupa sayuran wortel, kentang, kubis dan buncis, nugget, dan telur ditambah dengan macam-macam bumbu, serta perlengkapan yang dibawa sendiri oleh masing-masing peserta kegiatan lomba pun berjalan dengan lancar.
Tepat pukul 17.30 WIB masing-masing regu menyerahkan plating masakan ke juri. Setelah bersih diri dan salat Maghrib, kegiatan dilanjutkan makan malam bersama dengan makanan yang dimasak sendiri.
Siswa kelas 4 Hanafi dari regu Mawar, Kenisha Freissy Setiawan menyamapaikan, “Masakan sop ini sangat enak. juga nugget dan dadar telur, rasanya pas sekali,” tuturnya.
Acara dilanjutkan dengan lomba Pentas Seni oleh masing-masing regu sampai dengan pukul 21.30 WIB, dan diakhiri dengan tidur malam sampai pukul 03.15 WIB untuk melaksanakan salat Qiyamul Lail, salat subuh, senam pagi, dan penjelajahan di area sekitar SD Ikrom.
Setelah menanam tanaman di seluruh area sekolah, acara ditutup dengan upacara penutupan dan awarding pukul 08.00-08.30 WIB.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments