Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ukir Prestasi, Dua Pelajar SMAM Duma Terpilih Menjadi Paskibraka Tingkat Kota Tangerang Selatan

Iklan Landscape Smamda
Ukir Prestasi, Dua Pelajar SMAM Duma Terpilih Menjadi Paskibraka Tingkat Kota Tangerang Selatan
Muhammad Reza Al Anshory dan Nesha Wafira Hadi
pwmu.co -

Dua siswa SMA Muhammadiyah 25 Setiabudi Pamulang (SMAM Duma), Nesha Wafira Hadi dan Muhammad Reza Al Anshory, berhasil mengukir prestasi dengan terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Tangerang Selatan.

Keduanya menjalankan tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Batalyon Kavaleri 9, Kota Tangerang Selatan.

Nesha dan Reza terpilih setelah melewati rangkaian seleksi yang diikuti pelajar dari berbagai SMA di Kota Tangerang Selatan. Setelah dinyatakan lolos, keduanya menjalani serangkaian latihan dan persiapan untuk mematangkan kesiapan fisik, mental, serta wawasan kebangsaan sebelum menjalankan tugas pada upacara tingkat kota.

Bagi SMAM Duma, keberhasilan dua siswanya menjadi Paskibraka tingkat kota merupakan kebanggaan sekaligus bukti bahwa para siswa mampu bersaing dan berprestasi di tingkat yang lebih luas.

Kepala SMAM Duma, Dr. Hartono Rahimi, M.A., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nesha dan Reza atas pencapaian yang diraih.

Menurutnya, keterpilihan kedua siswa tersebut menunjukkan bahwa SMAM Duma memiliki potensi yang siap untuk bersaing dan berprestasi di berbagai tingkatan.

“Harapan sekolah setelah terpilihnya Nesha dan Reza ini tentu ke depannya harus bisa ditingkatkan ke tingkat provinsi, bahkan syukur-syukur ke tingkat nasional. Terpilihnya Nesha dan Reza juga diharapkan bisa memotivasi para siswa agar lebih banyak lagi untuk terlibat di ekstrakurikuler, terutama Paskibraka, dan harus memiliki keberanian untuk tampil—jangan pernah minder,” ungkap Kepala Sekolah.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan dan aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Selama mengikuti proses seleksi hingga menjalankan tugas sebagai Paskibraka tingkat Kota Tangerang Selatan, Nesha dan Reza mendapat pendampingan dari pembina ekstrakurikuler SMAM Duma, Julian Pranata, S.H.

Pendampingan dilakukan sejak tahap awal seleksi. Selain memberikan dukungan moral dan material, pembina ekstrakurikuler bersama bidang kesiswaan juga mengawal komunikasi dan koordinasi antara sekolah dengan pihak penyelenggara.

“Tidak hanya dengan pihak luar, saya dan juga bidang kesiswaan terus mengawal dan menghubungkan dengan pihak di dalam sekolah, seperti para guru, dan juga panitia penyelenggara kegiatan upacara di Wali Kota Tangerang Selatan,” ujar Julian.

Bagi Nesha, terpilih sebagai Paskibraka tingkat Kota Tangerang Selatan merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus patut disyukuri.

Ia mengaku telah mempersiapkan diri selama sekitar enam bulan. Berbagai persiapan dilakukan, mulai dari mencari informasi mengenai proses seleksi hingga meningkatkan kesiapan fisik, mental, dan wawasan kebangsaan.

“Untuk menjadi Paskibraka, ternyata yang diuji bukan hanya sekadar fisik saja, tetapi juga mental. Dan hari ini, setelah saya bisa menjadi bagian Paskibraka di tingkat Kota Tangerang Selatan, perasaan saya tentu sangat senang sekali. Saya sangat bersyukur telah menjadi bagian dari ini,” ungkap Nesha.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, proses tersebut memberikan pengalaman berharga sekaligus membuktikan bahwa persiapan dan ketekunan menjadi bagian penting dalam meraih kesempatan.

Sementara itu, Reza menilai proses latihan yang dijalaninya sebagai pengalaman yang menantang sekaligus berharga.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk terus berkembang sekaligus membawa nama baik SMAM Duma, khususnya di tingkat Kota Tangerang Selatan.

“Apa yang saya lewati jelas penuh perjuangan. Kita menghadapi ratusan siswa yang ikut mendaftarkan diri dalam CAPASKA. Para CAPASKA ini adalah pelajar dari seluruh sekolah SMA yang ada di Tangerang Selatan,” ujar Reza.

Keberhasilan Nesha dan Reza juga tidak terlepas dari pengalaman keduanya dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

SMAM Duma terus mendorong para siswa untuk aktif mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan di luar pembelajaran intrakurikuler.

Komitmen tersebut semakin diperkuat setelah SMAM Duma terpilih sebagai sekolah pengembangan ekstrakurikuler dan pengembangan karier siswa dalam program yang diprogramkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Melalui program tersebut, sekolah berupaya memperkuat kualitas ekstrakurikuler agar berkembang sejalan dengan kualitas intrakurikuler.

Berkiprahnya Nesha dan Reza dalam Paskibraka tingkat Kota Tangerang Selatan menjadi bagian dari upaya sekolah untuk terus memberikan dukungan kepada para siswa agar berprestasi, berani tampil, dan mengambil peran dalam berbagai kegiatan.

Sekolah berharap pengalaman yang diperoleh keduanya selama menjalani proses seleksi, latihan, hingga bertugas sebagai Paskibraka dapat menjadi bekal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada masa mendatang.

Prestasi Nesha dan Reza sekaligus menjadi pesan bagi siswa SMAM Duma lainnya bahwa kesempatan untuk berprestasi terbuka bagi siapa saja yang berani mencoba, mempersiapkan diri, dan tidak mudah minder.

Revisi Oleh:
  • Satria - 19/08/2026 14:16
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu