Iklan SDM 4 Mudipat 2026

UMM Resmi Luncurkan Fiksfar, Perkuat Pendidikan Kesehatan dan Farmasi

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
UMM Resmi Luncurkan Fiksfar, Perkuat Pendidikan Kesehatan dan Farmasi
Dok: Humas UMM
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi meluncurkan perubahan nama Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) menjadi Fakultas Ilmu Kesehatan dan Farmasi (Fiksfar). Peluncuran nama baru tersebut bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-19 fakultas itu pada Sabtu (24/10/2026) di Pelataran Aula Biro Administrasi Umum (BAU) UMM.

Transformasi ini menjadi langkah strategis UMM untuk memperkuat pengembangan pendidikan kesehatan dan farmasi, terutama dalam menghadapi kebutuhan layanan kesehatan yang semakin berorientasi pada pasien.

Pelayanan kesehatan saat ini tidak hanya menuntut tenaga profesional menguasai tindakan medis, tetapi juga mampu mendampingi pasien selama menjalani pengobatan hingga proses pemulihan. Pendekatan tersebut dikenal sebagai pelayanan yang berpusat pada pasien.

Dekan Fiksfar UMM, Dr. apt. Hidajah Rachmawati, S.Si., Sp.FRS., menjelaskan bahwa perubahan nama fakultas bukan sekadar pergantian identitas. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mempertegas arah pengembangan pendidikan kesehatan, sekaligus memaksimalkan potensi bidang farmasi dan memperkuat sinerginya dengan keperawatan serta fisioterapi.

Menurutnya, transformasi ini diharapkan mendorong setiap bidang untuk mengembangkan keunggulan masing-masing dalam pelayanan klinis. Pendidikan, penelitian, dan praktik mahasiswa juga perlu terus diselaraskan agar relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Harapannya dengan momen Dies Natalis ke-19 ini, kita bisa semakin bersinergi menuju Fakultas Ilmu Kesehatan dan Farmasi yang berdampak nyata pada masyarakat luas,” jelasnya.

Hidajah menambahkan, pengembangan pendidikan di Fiksfar dilakukan dengan menyerap masukan dari berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini bertujuan memastikan kompetensi lulusan tetap sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Sejak penerimaan mahasiswa baru 2025, Fiksfar telah menerapkan kurikulum berbasis capaian pembelajaran atau Outcome-Based Education (OBE).

Melalui pendekatan tersebut, keberhasilan pembelajaran tidak hanya dinilai berdasarkan hasil ujian tengah semester dan ujian akhir semester, tetapi juga dari kompetensi nyata yang harus dikuasai mahasiswa.

“Melalui pendekatan ini, capaian pembelajaran tidak hanya diukur dari hasil UTS dan UAS, tetapi dari kompetensi riil yang harus dan berhasil dikuasai oleh mahasiswa,” urainya.

Penerapan kurikulum tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan sesuai bidang keilmuan, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si., menegaskan bahwa perubahan identitas fakultas harus diikuti peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.

Menurutnya, tenaga kesehatan saat ini tidak cukup hanya menguasai tindakan teknis. Mereka juga perlu memahami terapi, memberikan edukasi mengenai penggunaan obat, serta mendampingi pasien selama proses pemulihan.

“Perubahan nama itu dilakukan untuk menjaga motivasi, memperhatikan, serta menerapkan standar mutu layanan dan pembelajaran agar sesuai dengan standar layanan kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah dan berdaya saing global,” tegasnya.

Nazaruddin juga menilai pengembangan riset dan praktik klinis perlu berjalan beriringan. Karena itu, UMM terus mendorong penguatan pengalaman mahasiswa di dunia kerja melalui Excellent Solution Center (ESC), yang disiapkan untuk mempertajam keterampilan lulusan.

“Riset, studi, dan praktik-praktik di bidang kesehatan maupun kefarmasian harus terus dikembangkan secara sistematis,” imbuhnya.

Perayaan Dies Natalis ke-19 Fiksfar UMM tidak hanya ditandai dengan peluncuran nama baru, tetapi juga diisi beragam kegiatan lintas keilmuan.

Rangkaian acara meliputi kegiatan farmasi dan profesi apoteker, pemilihan dosen serta mahasiswa berprestasi, lari santai, dan bakti sosial dari bidang keperawatan serta fisioterapi.

Puncak perayaan dimeriahkan dengan jalan sehat bersama yang diikuti sekitar 600 peserta dari berbagai angkatan. Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat kebersamaan di lingkungan sivitas akademika Fiksfar UMM.

Melalui transformasi ini, Fiksfar UMM diharapkan semakin terarah dalam mencetak lulusan dengan keunggulan pendidikan klinis sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi pengembangan layanan kesehatan di Indonesia.

Revisi Oleh:
  • Satria - 24/10/2026 14:50
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu