Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Umsura Resmi Buka Prodi S1 Film dan Industri Digital Mulai Tahun Akademik 2026/2027

Iklan Landscape Smamda
Umsura Resmi Buka Prodi S1 Film dan Industri Digital Mulai Tahun Akademik 2026/2027
pwmu.co -

Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) resmi membuka Program Studi (Prodi) S1 Film dengan konsentrasi Industri Digital mulai Tahun Akademik 2026/2027.

Pembukaan program studi baru tersebut ditandai dengan terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 729/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Film Program Sarjana di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jumat (24/7/2026).

Prodi S1 Film berada di bawah naungan Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains (FPKS) Umsura. Kehadirannya melengkapi sembilan program studi yang telah lebih dahulu dikelola FPKS, mulai dari jenjang sarjana, magister, hingga Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Dekan FPKS Umsura, Achmad Hidayatullah, mengatakan pembukaan Prodi Film merupakan respons terhadap perkembangan industri kreatif dan teknologi digital yang terus berkembang.

Menurutnya, industri perfilman saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai aspek teknis produksi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dalam membangun narasi dan menyampaikan pesan sosial melalui karya kreatif.

“Di tengah derasnya perkembangan industri kreatif dan teknologi digital, kita membutuhkan sineas yang bukan hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki ketajaman dalam menggali narasi dan pesan sosial. Karena itu, dibutuhkan sineas dengan kapasitas intelektual yang kuat,” ujar Dayat.

Ia menjelaskan, pendirian prodi tersebut telah melalui proses perencanaan yang matang sebagai respons terhadap dinamika industri perfilman dan industri kreatif yang semakin kompleks dan kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global.

Salah satu keunggulan Prodi Film Umsura adalah integrasi Artificial Intelligence (AI), Creator Economy, dan Intellectual Property (IP) sebagai tiga pilar utama dalam proses pembelajaran.

“Mahasiswa tidak hanya belajar membuat film, tetapi juga belajar membangun intellectual property, mengembangkan bisnis kreatif, serta memanfaatkan Artificial Intelligence untuk menciptakan karya yang kompetitif di industri global,” tegasnya.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dipersiapkan menghadapi ekosistem industri kreatif yang terus berkembang. Lulusan diharapkan memiliki peluang karier yang luas, mulai dari industri film dan sinema, produksi konten digital dan layanan streaming, komunikasi kreatif, teknologi media baru, industri kreatif berbasis AI, hingga membangun usaha kreatif secara mandiri.

“Peluang karier lulusan sangat luas. Mereka dapat masuk ke industri film dan sinema, produksi konten digital dan streaming, komunikasi kreatif, teknologi media baru, industri berbasis AI, kewirausahaan kreatif, hingga produksi media untuk kepentingan sosial,” kata Dayat.

SMPM 5 Pucang SBY

Untuk memperkuat kompetensi mahasiswa, Prodi Film Umsura menghadirkan sejumlah mata kuliah unggulan yang selaras dengan perkembangan industri, di antaranya AI Filmmaking & Virtual Production, Creator Economy & Digital Content Business, serta Future Media Lab: XR, AI & Immersive Experiences.

Dayat menegaskan, orientasi pendidikan tidak berhenti pada kemampuan menghasilkan karya audiovisual semata. Mahasiswa juga diarahkan memahami bagaimana sebuah karya dapat berkembang menjadi kekayaan intelektual yang memiliki nilai ekonomi.

“Targetnya bukan sekadar melahirkan mahasiswa yang mampu membuat film. Kami ingin mereka mampu menciptakan IP, membangun bisnis kreatif, serta menggunakan teknologi baru untuk menghasilkan karya yang memiliki daya saing di industri kreatif global,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Umsura, Prof. Mundakir, mengatakan pembukaan Prodi S1 Film menjadi bagian dari komitmen universitas dalam merespons perubahan kebutuhan dunia kerja, khususnya pertumbuhan industri kreatif dan transformasi digital.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga harus mampu mencetak sumber daya manusia yang adaptif, kreatif, dan mampu membaca perubahan zaman.

“Industri kreatif hari ini berkembang sangat cepat. Film tidak lagi berdiri sebagai karya sinema semata, tetapi telah terhubung dengan teknologi, platform digital, ekonomi kreatif, hingga berbagai bentuk komunikasi baru. Karena itu, perguruan tinggi harus mampu menyiapkan talenta muda yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta karya dan inovasi,” ujar Mundakir.

Ia berharap kehadiran Prodi Film dan Industri Digital dapat menjadi wadah bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang perfilman, storytelling, dan konten digital untuk memperoleh pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan.

Informasi pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Universitas  Muhammadiyah Surabaya atau layanan resmi penerimaan mahasiswa baru.

https://www.um-surabaya.ac.id atau nomor official 085852446337.

Revisi Oleh:
  • Satria - 24/07/2026 13:20
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu