Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kunci Falah, Iman Harus Membimbing Seluruh Aktivitas

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kunci Falah, Iman Harus Membimbing Seluruh Aktivitas
KonseUstaz Adi Hidayat menyampaikan taudiyah di Masjid Al-Falah Darmo Surabaya.
BANNER RSI AISYIYAH MALANG

Iman Harus Membimbing Seluruh Aktivitas

UAH  kemudian menguraikan Surah Al-Baqarah ayat 2–5 sebagai panduan untuk meraih falah. Dalam ayat kelima, Allah menyebut orang-orang yang berada di atas petunjuk-Nya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Dia menjelaskan, petunjuk Allah harus menyentuh seluruh aktivitas manusia. Bukan hanya ketika beribadah, tetapi juga saat bekerja, makan, berpakaian, belajar, dan menjalani kehidupan keluarga.

“Jika makan dibimbing oleh Allah, mustahil untuk menyentuh makanan yang diharamkan Allah,” jelasnya.

Begitu pula dalam pekerjaan. Orang yang menjadikan iman sebagai pedoman akan mempertimbangkan cara memperoleh rezeki, sehingga tidak mengambil jalan yang dilarang agama.

Menurutnya, iman tidak boleh berhenti sebagai pengakuan. Iman harus aktif membimbing tindakan manusia.

Dia mencontohkan penggunaan mata dan lisan. Seorang mukmin perlu menjadikan iman sebagai pedoman ketika melihat sesuatu, sebagaimana pesan Surah An-Nur ayat 30–31 tentang menjaga pandangan.

Demikian pula lisan harus diarahkan pada perkataan yang baik. Ustaz Adi mengingatkan hadis Nabi Muhammad SAW tentang orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir agar berkata baik atau diam.

Karena itu, keberhasilan memperbaiki diri dapat dimulai dari aktivitas sehari-hari, termasuk bagaimana seseorang menggunakan pandangan, berbicara, bekerja, dan memperlakukan orang lain.

Salat Menjadi Fondasi Falah

UAH  menempatkan salat sebagai salah satu amalan utama dalam upaya meraih falah.

Dia menjelaskan, salat bukan hanya kewajiban yang ditunaikan lima kali sehari, tetapi juga sarana untuk memperkuat iman dan membangun kedisiplinan dalam kehidupan.

Dalam kajian tersebut, dia mengajak jamaah tidak berhenti pada salat wajib, tetapi juga membiasakan salat sunah yang menyertainya.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Salah satu amalan yang dijelaskan adalah salat sunah 12 rakaat dalam sehari semalam, yang terdiri atas empat rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah maghrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum subuh.

Dia menyampaikan hadis tentang keutamaan orang yang menjaga salat sunah tersebut, yakni Allah akan membangunkan rumah baginya di surga.

Namun, UAH mengingatkan pentingnya konsistensi dalam menjalankan amalan. Bagi orang yang belum terbiasa, latihan dapat dimulai secara bertahap.

“Penambahan ibadah dilakukan melalui salat sunah, bukan dengan mengubah jumlah rakaat salat wajib,” tegasnya.

Selain salat sunah rawatib, UAH menjelaskan pentingnya salat Tahajud sebagai bagian dari ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah.

Dia menerangkan, tahajud merupakan salat malam yang dilakukan setelah tidur terlebih dahulu. Adapun salat malam secara umum dikenal sebagai qiyamul lail.

Menurutnya, tahajud membutuhkan kesungguhan karena tidak mudah bagi seseorang untuk bangun ketika sebagian besar orang sedang beristirahat.

Karena itu, dia menyarankan agar jamaah yang baru memulai tidak memaksakan diri melakukan banyak rakaat sekaligus.

“Jika Anda belum terbiasa dengan Tahajud, jangan memaksakan diri untuk melakukan banyak sekaligus,” pesannya.

Dia menjelaskan, Nabi Muhammad saw memiliki kebiasaan bangun malam, membersihkan sisa kantuk, kemudian berwudu dan melaksanakan salat.

Dalam kajian itu, UAH juga mengingatkan pentingnya membaca dan memahami sebelas ayat terakhir Surah Ali Imran, yakni ayat 190–200, sebagai panduan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 08/11/2026 17:09
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu