Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Kisah Aldin, Alumni UMM yang Berhasil Menembus Enam Universitas Bergengsi Dunia

Iklan Landscape Smamda
Kisah Aldin, Alumni UMM yang Berhasil Menembus Enam Universitas Bergengsi Dunia
pwmu.co -

Alumnus Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Aldin Ulilamri Ramadhan, kembali mengharumkan nama almamater.

Wisudawan terbaik UMM tahun 2020 itu berhasil diterima di enam perguruan tinggi bergengsi dunia sebelum akhirnya memilih melanjutkan studi pascasarjana di Technical University of Munich (TUM), Jerman.

Aldin diterima pada sejumlah program studi internasional yang berfokus pada cognitive neuroscience, neuropsychology, dan health science.

Selain Technical University of Munich, ia juga dinyatakan lolos di University of Bristol, University of Glasgow, University of Sheffield, University of Birmingham, serta Erasmus University Rotterdam.

Keberhasilan tersebut diraih melalui persiapan yang telah dilakukan sejak masih menempuh pendidikan di UMM. Aldin membangun portofolio penelitian, mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris hingga meraih skor IELTS 7.0, serta mengikuti berbagai simulasi seleksi internasional.

Menurutnya, perjalanan menuju perguruan tinggi impian membutuhkan kerja keras dan komitmen yang tinggi.

“Untuk menuju ke sana memang suatu hal yang perlu perjuangan sangat keras. Selain itu berbagai persiapan juga membutuhkan modal secara akademik dan non-akademik juga tentunya,” ujarnya.

Selama kuliah, Aldin aktif mengembangkan kapasitas diri melalui berbagai organisasi dan kegiatan akademik.

Ia tergabung dalam POSEIDON (Psychology International Development Organization) serta menjadi co-founder sekaligus ketua UKM Golf UMM.

Keaktifannya membuka banyak kesempatan, termasuk memperoleh rekomendasi magang dari pimpinan universitas.

SMPM 5 Pucang SBY

Di bidang akademik, Aldin mengembangkan penelitian mengenai Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) bagi pasien epilepsi melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Ia juga mengikuti program International Credit Transfer di Malaysia untuk memperluas pengalaman akademik internasional.

Di balik berbagai pencapaian tersebut, Aldin mengaku sempat menghadapi keterbatasan finansial selama menjalani masa perkuliahan.

Namun, dukungan penuh dari kedua orang tuanya menjadi kekuatan untuk terus bangkit dan menjadikan setiap tantangan sebagai motivasi meraih cita-cita.

“Bagi saya, titik terendah bukan akhir dari perjalanan, tetapi menjadi titik balik untuk menentukan arah hidup. Saya percaya tidak ada jalan lain untuk meraih mimpi setinggi mungkin selain melalui pendidikan,” ungkapnya.

Menutup kisah perjalanannya, Aldin mengajak mahasiswa dan generasi muda agar tidak mudah menyerah ketika menghadapi tekanan hidup.

Menurutnya, setiap tantangan dapat menjadi bekal untuk membentuk karakter sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir.

“Bagi anak muda yang sedang mengalami tekanan, anggaplah itu sebagai sebuah privilege dan jadikan tantangan tersebut sebagai pijakan untuk bisa berpikir lebih kreatif, kritis, dan sistematis ke depannya,” pesannya.

Revisi Oleh:
  • Satria - 03/07/2026 14:00
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu