Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Peserta Senior Tak Mau Kalah, Antusias Belajar Jurnalistik Digital di PDM Probolinggo

Iklan Landscape Smamda
Peserta Senior Tak Mau Kalah, Antusias Belajar Jurnalistik Digital di PDM Probolinggo
pwmu.co -

“Semangat muda menolak tua!” Kalimat itu seolah menjadi gambaran suasana Pelatihan dan Workshop Jurnalistik Digital yang diselenggarakan Majelis Pustaka, Informasi dan Digital (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Probolinggo, Sabtu (8/8/2026).

Bertempat di Aula Lantai II Kantor PDM Kota Probolinggo, kegiatan berlangsung penuh antusias. Peserta dari berbagai unsur Persyarikatan tampak serius mengikuti setiap sesi pelatihan. Meski sebagian besar peserta tergolong generasi senior, semangat mereka tidak kalah dengan generasi muda.

Peserta berasal dari Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Amal Usaha Aisyiyah (AUA), Badan Pembantu Pimpinan (BPP) PDM Kota Probolinggo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta Lazismu Kota Probolinggo.

Menariknya, faktor usia tidak menjadi penghalang untuk mempelajari dunia jurnalistik digital. Peserta senior justru menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif menyimak, berdiskusi, dan mengajukan pertanyaan seputar cara membuat berita yang menarik, mengambil foto yang layak diberitakan, hingga menyebarluaskan informasi melalui berbagai platform digital.

“Usia boleh bertambah, tetapi semangat belajar tidak boleh menua.”

Semangat itulah yang terasa sepanjang kegiatan.

Suasana semakin menarik karena para pemateri yang hadir mayoritas berasal dari generasi muda. Mereka membagikan pengalaman dan pengetahuan tentang jurnalistik, media digital, teknik penulisan berita, serta pentingnya mengelola informasi secara cepat, tepat, menarik, dan beretika.

Pertemuan lintas generasi tersebut menjadi pemandangan tersendiri. Generasi muda membawa energi sekaligus penguasaan teknologi digital, sementara generasi senior membawa pengalaman panjang dalam menggerakkan dakwah dan amal usaha Persyarikatan.

Keduanya bertemu dalam satu ruang belajar.

Bukan sekadar transfer ilmu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk saling menguatkan. Generasi senior belajar beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, sedangkan generasi muda mendapatkan pelajaran tentang pengalaman, keteladanan, dan semangat ber-Muhammadiyah.

Ketua PDM Kota Probolinggo, Drs. Muhammad Dawam Ichsan, M.Si., menyampaikan bahwa pelatihan jurnalistik digital tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemahaman teori semata.

Ada tiga capaian penting yang diharapkan dapat diperoleh peserta, yaitu knowledge, skill, dan attitude.

Menurutnya, peserta tidak hanya dituntut memiliki knowledge atau pengetahuan tentang jurnalistik dan dunia digital, tetapi juga harus memiliki skill atau keterampilan dalam mempraktikkannya.

Mulai dari mencari dan mengolah informasi, menulis berita, mengambil gambar, hingga menyajikan informasi melalui berbagai media digital.

SMPM 5 Pucang SBY

Yang tidak kalah penting, lanjutnya, adalah attitude atau sikap. Kemampuan jurnalistik harus dibarengi dengan etika, tanggung jawab, ketelitian, serta komitmen untuk menyampaikan informasi yang benar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapannya, melalui pelatihan jurnalisme digital ini peserta tidak hanya mendapatkan knowledge, tetapi juga skill dan attitude. Jadi, ada pengetahuan, ada keterampilan, dan ada sikap yang baik dalam menjalankan aktivitas jurnalistik,” harapnya.

Harapan tersebut sejalan dengan semangat MPID PDM Kota Probolinggo untuk membangun ekosistem informasi Persyarikatan yang semakin aktif, profesional, beretika, dan mampu mengikuti perkembangan teknologi digital.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi MPID PDM Kota Probolinggo untuk mendorong kader dan warga Persyarikatan agar mampu menjadi jurnalis warga (citizen journalist) yang aktif mengabarkan berbagai aktivitas, program, dan gerakan Muhammadiyah kepada masyarakat luas.

Di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan menulis dan menyampaikan informasi secara benar menjadi bagian penting dari gerakan dakwah.

Jurnalistik bukan sekadar tentang membuat berita. Lebih dari itu, jurnalistik merupakan ikhtiar untuk menghadirkan informasi yang benar, mencerahkan, mencerdaskan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Antusiasme peserta hari itu menjadi bukti bahwa belajar tidak mengenal batas usia.

Tua dalam usia, boleh. Tetapi tua dalam semangat, jangan.

Sebab, semangat muda bukan persoalan usia. Ia adalah energi untuk terus belajar, berkarya, berbagi, dan berdakwah.

Semangat muda tetap menyala. Semangat belajar terus berkobar. Semangat berdakwah melalui tulisan harus terus bergerak.

Semangat muda menolak tua!

Revisi Oleh:
  • Satria - 08/08/2026 19:56
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu