Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Tapak Suci SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi. Tiga atlet yang diterjunkan dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Banyuwangi 2026 berhasil membawa pulang tiga medali, terdiri atas satu emas dan dua perunggu.
Kejuaraan bertajuk The Sunrise of Java Silat Championship tersebut digelar selama dua hari, 30–31 Mei 2026, di Gedung Olahraga (GOR) Tawang Alun Banyuwangi. Ratusan atlet tingkat SMP hingga SMA/SMK dari berbagai perguruan pencak silat yang berada di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Pembina Ekstrakurikuler Tapak Suci SMA Muha Genteng, Moch. Ichwan, S.H., menjelaskan bahwa sekolah hanya mengirimkan tiga atlet yang dinilai siap bertanding baik secara fisik maupun mental.
“Untuk kejuaraan kali ini kami menerjunkan tiga atlet terbaik yang telah melalui proses latihan intensif. Alhamdulillah, ketiganya mampu meraih medali dan mengharumkan nama sekolah,” ujarnya.
Medali emas dipersembahkan oleh Naila Amanda Chairunnisa, siswi kelas XI.2, yang berhasil menjadi juara pertama pada kategori kelas bebas remaja putri. Sementara itu, dua medali perunggu diraih Fabel Aulia Rahma dari kelas X.1 pada nomor tanding kelas H remaja putri dan Ika Nur Masita dari kelas X.2 pada kategori kelas bebas remaja putri.
Ichwan menuturkan bahwa SMA Muha Genteng sebenarnya memiliki cukup banyak atlet berprestasi di cabang seni pencak silat. Namun, karena kejuaraan kali ini mempertandingkan kategori tanding, sekolah hanya mengirimkan atlet yang dinilai paling siap menghadapi persaingan.
“Banyak atlet kami yang memiliki kemampuan bagus di nomor seni. Namun karena kejuaraan ini fokus pada kategori tanding, kami memilih atlet yang memang siap bertarung di arena pertandingan,” katanya.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala SMA Muhammadiyah 2 Genteng, Ani Sudarmi, M.Pd. Menurutnya, prestasi nonakademik yang diraih para siswa menjadi bukti bahwa sekolah terus mendorong pengembangan potensi peserta didik di berbagai bidang.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah. Terima kasih kepada para atlet yang telah berjuang, kepada pembina yang dengan sabar mendampingi proses latihan, serta seluruh guru dan tenaga kependidikan yang terus memberikan dukungan,” ujarnya.
Ani berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan bakat dan meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Raihan satu medali emas dan dua perunggu ini sekaligus menambah daftar prestasi Tapak Suci SMA Muha Genteng yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten tampil kompetitif di berbagai ajang pencak silat tingkat kabupaten maupun provinsi.





0 Tanggapan
Empty Comments