Menyambut tahun ajaran 2026/2027, SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) kembali menggelar Trial Class Cambridge International Program (CIP) dan Tahfidz. Mengusung tema “Belajar, Bermain, Berkarya, Berprestasi”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Selasa-Kamis (7-9/7/2026), sebagai langkah awal memperkenalkan lingkungan belajar kepada calon peserta didik.
Sebanyak 48 calon peserta didik mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 24 siswa kelas Cambridge International Program (CIP) dan 24 siswa kelas Tahfidz. Selama kegiatan berlangsung pukul 07.30 – 09.15 WIB, anak-anak mengikuti berbagai aktivitas yang dikemas interaktif di ruang kelas yang telah disiapkan.
Trial class menjadi salah satu upaya SD Muhammadiyah 1 Krian agar peserta didik lebih siap beradaptasi dengan pola pembelajaran dan pembiasaan (daily routine) yang diterapkan pada kelas peminatan CIP maupun Tahfidz.
Pada kelas Cambridge International Program (CIP), peserta diperkenalkan dengan mata pelajaran utama, yaitu English, Mathematics, dan Science melalui pendekatan bilingual. Anak-anak diajak berkomunikasi menggunakan instruksi sederhana dalam bahasa Inggris, sekaligus dikenalkan pada budaya Islami yang menjadi ciri khas pembelajaran di SD Muhammadiyah 1 Krian.
Sementara itu, peserta kelas Tahfidz memperoleh pengalaman belajar Al-Qur’an melalui metode yang menyenangkan. Mereka mulai dikenalkan dengan cara membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, sekaligus strategi menghafal yang efektif sehingga proses menghafal terasa lebih mudah dan menyenangkan sejak dini.
Siap Mengikuti Pembelajaran
Wakil Kepala SD Muhammadiyah 1 Krian Bidang Kurikulum dan Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS), Lala Intan Gemala, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa trial class merupakan bekal awal bagi calon peserta didik agar lebih siap mengikuti pembelajaran saat tahun ajaran baru dimulai.
“Melalui kegiatan ini kami berharap anak-anak sudah memiliki kesiapan fisik dan mental sebelum memasuki dunia sekolah. Mereka juga dapat mengenal lingkungan, guru, teman, serta budaya belajar di SD Muhammadiyah 1 Krian sehingga tidak mengalami culture shock ketika mulai bersekolah,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dengan konsep belajar yang aktif dan menyenangkan. Tim pengajar menghadirkan berbagai permainan edukatif, aktivitas kolaboratif, hingga kegiatan kreatif yang mampu membangun keberanian, rasa percaya diri, serta semangat belajar anak.
Komitmen SD Muhammadiyah 1 Krian untuk menghadirkan pendidikan yang unggul kembali tampak melalui pelaksanaan Trial Class CIP dan Tahfidz. Tidak hanya berfokus pada penguatan akademik, sekolah juga menanamkan nilai-nilai Islami sejak hari pertama anak mengenal lingkungan sekolah.
Harapannya, seluruh calon Sobat Sakri dapat memasuki tahun ajaran 2026/2027 dengan hati yang gembira, rasa percaya diri yang tumbuh, serta semangat belajar yang tinggi. Sebab, belajar akan menjadi pengalaman yang menyenangkan ketika dimulai dengan persiapan yang tepat dan lingkungan yang mendukung. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments