Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Bekali Guru TK ABA Keterampilan BHD, PCA Sepanjang Gelar Pelatihan di RS Siti Khodijah

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Bekali Guru TK ABA Keterampilan BHD, PCA Sepanjang Gelar Pelatihan di RS Siti Khodijah
Foto bersama peserta dan Narasumber (Citra Sri Rohani/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Sebanyak 50 guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Cabang Sepanjang dan Pimpinan Harian Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Sepanjang mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di Aula K.H. Ahmad Dahlan RS Siti Khodijah Muhammadiyah Sepanjang, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan PCA Sepanjang melalui Majelis Kesehatan dan Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (Pauddasmen) ini bekerja sama dengan RS Siti Khodijah Sepanjang. Pelatihan bertujuan membekali para guru dengan pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menghadapi kondisi darurat, terutama yang melibatkan anak-anak di lingkungan sekolah.

Sejak awal kegiatan, peserta mengikuti pretest untuk mengukur pengetahuan awal tentang pertolongan pertama. Hasilnya akan dibandingkan dengan post-test pada akhir pelatihan guna mengetahui peningkatan pemahaman peserta.

Ketua Majelis Kesehatan PCA Sepanjang, Tutuk Eka Rachmawati, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada RS Siti Khodijah atas dukungan yang diberikan terhadap berbagai kegiatan PCA Sepanjang, baik pelatihan maupun pengajian.

“Selain ada pretest, juga ada post-test yang akan ada di acara ini, agar kita benar-benar bisa mengukur ilmu yang kita dapatkan,” ujarnya.

Tutuk juga mengingatkan peserta tentang moto RS Siti Khodijah, yakni “Ikhlas dan Ihsan dalam Memberikan Pelayanan”. Menurutnya, nilai tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para guru untuk mendampingi dan melayani anak-anak dengan penuh keikhlasan serta kepedulian.

Pentingnya Sikap Saling Menolong dalam Kondisi Darurat

Sambutan berikutnya disampaikan Afida Zuyina Syam, S.Pd., mewakili PCA Sepanjang. Ia menegaskan pentingnya sikap saling menolong, terutama ketika menghadapi situasi darurat yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

“Kita hidup harus saling tolong-menolong kepada sesama dalam keadaan darurat sekalipun. Melalui pelatihan ini, kita diharapkan bisa mempraktikkan ilmu yang diperoleh ketika dibutuhkan,” tuturnya.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Afida menambahkan, para guru TK memiliki posisi penting karena menjadi orang dewasa yang berada dekat dengan anak-anak ketika kegiatan belajar berlangsung. Oleh sebab itu, keterampilan BHD menjadi bekal yang bermanfaat, tidak hanya di sekolah, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat.

Perwakilan RS Siti Khodijah, dr. Wawan Singgih, turut mengapresiasi antusiasme peserta. Ia menyampaikan bahwa pengetahuan BHD dapat diterapkan di berbagai lingkungan dan perlu dibagikan kepada orang lain agar semakin banyak orang mampu memberikan pertolongan.

Materi pelatihan disampaikan oleh tiga narasumber, yaitu dr. Wawan Singgih, Nanang Abdussalam, S.Kep., Ns., dan Fauzi, S.Kep., Ns. Salah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah penanganan anak tersedak, mengingat kejadian tersebut dapat berlangsung saat anak makan maupun bermain.

Peserta tidak hanya menerima penjelasan teori, tetapi juga mengikuti praktik langsung. Mereka belajar memeriksa kesadaran, melakukan kompresi dada, serta mempraktikkan langkah pertolongan pada anak yang tersedak.

“Bismillah, berkah ilmu yang kita dapatkan hari ini dan ilmu baru ini bisa bermanfaat untuk semuanya,” ujar dr. Wawan.

Pelatihan ditutup dengan harapan agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi amal jariyah. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi PCA Sepanjang, Majelis Kesehatan, Majelis Pauddasmen, dan RS Siti Khodijah dalam membekali guru TK ABA agar tidak hanya cakap mendidik, tetapi juga sigap menghadapi keadaan darurat. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 08/11/2026 20:30
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu