Sebanyak 86 guru perempuan yang tergabung dalam Ikatan Guru Aisyiyah (IGA) Cakru, Jember, mengikuti kegiatan outbound di kawasan wisata alam Tumpak Selo, Kabupaten Lumajang, Sabtu (7/11/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam suasana santai dan penuh keceriaan ini bertujuan menyegarkan kembali pikiran dan fisik para guru setelah menjalani rutinitas mengajar sekaligus mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarguru Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan di lingkungan Cabang Muhammadiyah Cakru.
Perjalanan menuju lokasi wisata yang berjarak sekitar 30 kilometer itu berlangsung meriah. Para peserta berangkat bersama menggunakan kereta kelinci. Sepanjang perjalanan, canda dan tawa mewarnai suasana kebersamaan para guru.
Ketua IGA Cakru, Helda Kumara Dewi, S.Pd., mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk membangun soliditas dan mempererat hubungan kekeluargaan di antara para guru AUM.
“Tujuan utamanya adalah me- refresh kembali pikiran dan fisik ibu-ibu guru yang telah penat bekerja mengabdi di AUM. Harapannya, setelah kegiatan ini mereka kembali bekerja dengan semangat baru untuk memajukan pendidikan di Muhammadiyah dan Aisyiyah,” ujarnya.
Menurut Helda, kegiatan outbound tersebut merupakan program periodik IGA yang dilaksanakan setiap akhir masa kepengurusan, yakni tiga tahun sekali.
Diawali Senam, Ditutup River Tubing
Beragam kegiatan menarik telah disiapkan untuk memberikan pengalaman menyenangkan bagi seluruh peserta. Acara diawali dengan senam bersama pada pagi hari. Dengan penuh semangat, para guru mengikuti setiap gerakan untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun suasana ceria.
Kemeriahan berlanjut dengan lomba yel-yel antarkelompok. Para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk menampilkan kreativitas dan kekompakan masing-masing
Menariknya, penampilan yel-yel tersebut tidak hanya disaksikan secara langsung oleh peserta lainnya, tetapi juga direkam dan diunggah ke media sosial masing-masing sebagai dokumentasi kegiatan.
Puncak kegiatan berlangsung saat para peserta mengikuti river tubing. Dengan mengenakan perlengkapan keselamatan, mereka menyusuri aliran sungai menggunakan ban pelampung.
Aktivitas yang memacu adrenalin tersebut disambut antusias. Gelak tawa dan teriakan kegembiraan mewarnai petualangan air yang menjadi pengalaman tersendiri bagi para guru.
Persiapan Secara Swadaya
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang dan dipandu secara mandiri oleh pengurus bersama guru senior IGA Cakru. Pembiayaan kegiatan pun dilakukan secara swadaya melalui iuran anggota.
Helda mengungkapkan, salah satu tantangan dalam mempersiapkan kegiatan ini adalah menyusun konsep acara yang dapat dinikmati seluruh peserta.
“Tantangan terbesar saat menyiapkan acara ini adalah bagaimana memikirkan konsep dan teknis kegiatan agar semua anggota benar-benar merasa senang, terhibur, dan tidak ada yang merasa bosan,” ungkapnya.
Meski demikian, berkat kerja sama dan semangat kebersamaan seluruh pengurus, kegiatan dapat terlaksana dengan meriah.
Helda berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang rekreasi, tetapi juga mampu menumbuhkan kembali semangat pengabdian para guru dalam menjalankan tugas pendidikan.
“Mudah-mudahan semua anggota IGA merasa senang dan betul-betul ter- refresh. Semoga sepulangnya dari sini, mereka kembali bekerja di AUM dengan semangat yang jauh lebih membara, sehingga mampu bersama-sama memajukan dan mengangkat mutu pendidikan di Muhammadiyah dan Aisyiyah,” pungkasnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments