Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bekali Mahasiswa dengan Nilai AIK, STIT Muhammadiyah Lumajang Awali BAM dengan Tes Baca Al-Qur’an

Iklan Landscape Smamda
Bekali Mahasiswa dengan Nilai AIK, STIT Muhammadiyah Lumajang Awali BAM dengan Tes Baca Al-Qur’an
Suasana pengarahan dan persiapan Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) STIT Muhammadiyah Bojonegoro, Rabu (2/9/2026). (Dicky Maulana/PWMU.CO).
pwmu.co -

STIT Muhammadiyah Lumajang menggelar pengarahan sekaligus persiapan pelaksanaan Baitul Arqam Mahasiswa (BAM) di Aula STIT Muhammadiyah Lumajang, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyambutan mahasiswa baru sekaligus langkah awal untuk mengenalkan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

Pengarahan diawali oleh Wakil Ketua I STIT Muhammadiyah Lumajang, Fahmi Al Hadi SAkun ME. Dalam penyampaiannya, Fahmi menekankan pentingnya mahasiswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga membangun karakter, nilai, dan etika sebagai bagian dari proses pendidikan di perguruan tinggi Muhammadiyah.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) membuat mahasiswa perlu memiliki kemampuan berpikir analitis, daya tahan dalam menghadapi tantangan, serta etika dan nilai yang kuat.

Setengah Isi, Setengah Kosong

Lebih lanjut, Fahmi menyampaikan 3 kompetensi yang berguna bagi Mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi.

Antara lain analytical thinking, resilience, serta etika dan value. Ketiga unsur ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan selama 3,5 hingga 4 tahun.

“Etika dan value menjadi bagian penting yang perlu kita asah. Teknologi boleh berkembang, tetapi nilai, karakter, dan etika harus tetap menjadi bagian dari diri kita” ujar Fahmi.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk terbuka terhadap ilmu dan pengalaman baru. Menurutnya, mahasiswa datang ke kampus dengan latar belakang pengetahuan yang berbeda.

Sehingga, lanjutnya, perlu memiliki sikap “setengah isi, setengah kosong” memiliki bekal sebelumnya, tetapi tetap menyediakan ruang untuk menerima wawasan baru.

Dalam konteks STIT Muhammadiyah Lumajang sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), Fahmi menjelaskan bahwa Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) menjadi salah satu ciri khas yang perlu dikenal mahasiswa.

Pengenalan AIK, lanjutnya, bukan sekadar mengenalkan identitas kelembagaan, tetapi menjadi bagian dari wawasan keislaman dan nilai yang diharapkan dapat membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang unggul dan berkemajuan.

“Ketika kita hadir di STIT Muhammadiyah Lumajang, tentu kita harus mengenal tempat kita berada. AIK menjadi bagian dari wawasan dan pengetahuan agar mahasiswa memahami lingkungan akademiknya” jelasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Tes Baca Al-Quran

Setelah pengarahan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan pelaksanaan BAM yang disampaikan oleh Tsaniyatul Khasanah Lc MThI selaku salah satu instruktur BAM.

Tsaniyatul menjelaskan bahwa rangkaian BAM akan diawali dengan tes baca Al-Qur’an dan hafalan Al-Qur’an bagi mahasiswa.

Ia menegaskan, tes tersebut bukan bertujuan untuk mencari mahasiswa yang paling bagus dalam membaca Al-Qur’an.

Tes dilakukan untuk mengetahui kondisi awal kemampuan mahasiswa sehingga pembinaan selama kegiatan BAM dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta.

“Tes ini bukan untuk mencari siapa yang paling bagus bacaannya, tetapi untuk mengetahui seperti apa kondisi mahasiswa dalam hal bacaan Al-Qur’an,” jelas Tsaniyatul.

Pelaksanaan tes dilakukan secara berkelompok. Mahasiswa dibagi menjadi enam kelompok, dengan masing-masing kelompok didampingi oleh satu dosen pembimbing.

Suasana tes berlangsung dengan antusias. Para peserta mengikuti proses membaca Al-Qur’an dengan penuh perhatian, sekaligus membangun keakraban bersama dosen pendamping meskipun sebagian merupakan pertemuan pertama mereka.

Kegiatan pada sore hari tersebut kemudian ditutup dengan pengarahan mengenai rangkaian kegiatan BAM berikutnya, termasuk sejumlah persiapan dan administrasi yang perlu diselesaikan oleh mahasiswa.

Dengan demikian, BAM diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal dan mengembangkan diri sekaligus memperkuat nilai-nilai AIK sebagai bagian dari proses pembentukan generasi yang berilmu, berkarakter, dan berkemajuan.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 04/09/2026 01:44
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu