PAUD Aisyiyah I Kota Probolinggo mengenalkan budaya lokal kepada anak-anak melalui busana dan permainan tradisional dalam kegiatan Traditional Culture “RASATRA SEKARTI” (Ragam Budaya Probolinggo Satu Kota Seribu Cerita Tradisi), Rabu (3/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, murid mengenakan pakaian tradisional dengan beragam corak dan warna. Sebagian besar peserta mengenakan busana bernuansa Pendalungan sebagai bagian dari pengenalan budaya daerah kepada anak sejak usia dini.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ikrar dan doa pagi yang menjadi rutinitas murid. Setelah itu, anak-anak mengikuti permainan tradisional yang disesuaikan dengan kelompok masing-masing.
Murid TK Aisyiyah Bustanul Athfal I Kota Probolinggo memainkan permainan kucing tikus. Dalam permainan tersebut, anak-anak membentuk lingkaran sambil bergandengan tangan. Seorang anak berperan sebagai kucing dan seorang lainnya sebagai tikus.
Tikus berusaha menghindari kejaran kucing dengan melewati lingkaran yang dibentuk teman-temannya. Sementara itu, anak-anak yang menjadi pagar dapat membuka atau menutup jalan sesuai aturan permainan.
Permainan kucing tikus memberikan kesempatan kepada anak untuk bergerak aktif sekaligus melatih ketangkasan dan konsentrasi. Guru mendampingi anak selama permainan berlangsung.
Bermain Sambil Mengenal Tradisi
Sementara itu, Kelompok Bermain Qur’ani (KBQ) Aisyiyah I Kota Probolinggo memilih permainan tradisional jamuran.
Anak-anak membentuk lingkaran sambil mengikuti irama lagu. Salah satu anak berperan sebagai pemimpin permainan yang memberikan arahan kepada peserta lainnya.
Ketika pemimpin menyebut nama jamur tertentu, anak-anak memperagakan gerakan sesuai dengan arahan tersebut. Permainan ini menjadi bagian dari aktivitas bermain bersama yang mengenalkan salah satu permainan tradisional kepada anak.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo. Kegiatan diikuti sekitar 220 murid bersama para guru.
Setelah permainan selesai, murid kembali bersama guru menuju kelas untuk mengikuti kegiatan pembelajaran seperti biasa.
Aryzana Maharanny, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana mengenalkan budaya lokal kepada anak sejak dini.
“Kegiatan Traditinal Culture dengan nama “RASATRA SEKARTI” singkatan dari Ragam Budaya Probolinggo Satu Kota Seribu Cerita Tradisi agar mengenal dan melestarikan budaya Kota Probolinggo”.
Melalui kegiatan tersebut, pengenalan budaya tidak hanya dilakukan melalui penjelasan di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung dengan mengenakan busana tradisional dan memainkan permainan yang dekat dengan kehidupan anak-anak. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments