SD Muhammadiyah 1 Balongpanggang (SD Mutu Kagumi) menutup hari keempat kegiatan Gempar (Gembira di Awal Tahun Ajaran) dengan aksi berbagi kepada warga sekitar, Kamis (16/7/2026). Melalui kegiatan tersebut, peserta didik baru tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga diajak menumbuhkan karakter religius, kerja sama, dan kepedulian sosial sejak awal memasuki dunia pendidikan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tradisi Gerbang Senyuman, ketika ustaz dan ustazah menyambut kedatangan murid dengan sapaan hangat. Suasana akrab sejak pagi menjadi bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan menyenangkan bagi peserta didik.
Setelah itu, seluruh murid mengikuti kegiatan bertajuk Aku Semakin Semangat Beribadah melalui pelaksanaan salat Duha berjamaah. Pembiasaan ibadah ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan SD Mutu Kagumi agar peserta didik terbiasa memulai aktivitas dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan permainan kolaboratif bertema Bersatu Kita Menang. Dalam permainan tersebut, setiap kelompok diminta bekerja sama membawa sebuah pulpen yang hanya ditopang menggunakan jari telunjuk hingga mencapai garis akhir.
Permainan sederhana itu mengajarkan pentingnya komunikasi, konsentrasi, kekompakan, dan saling percaya antarteman. Gelak tawa para murid mewarnai suasana, sekaligus mempererat hubungan mereka dengan teman-teman baru.
Berbagi Tanpa Pamrih
Puncak kegiatan Gempar hari keempat diwujudkan melalui aksi sosial Berbagi Tanpa Pamrih. Sebelumnya, sekolah mengimbau setiap murid membawa bantuan berupa kebutuhan pokok dengan nilai sekitar Rp10.000. Namun, antusiasme para wali murid melampaui perkiraan karena sebagian besar membawa bantuan dengan jumlah dan nilai yang lebih besar.
Paket-paket bantuan tersebut kemudian disalurkan langsung oleh para murid kepada warga yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah. Dengan didampingi guru, mereka menyerahkan bantuan secara langsung sehingga dapat merasakan pengalaman berbagi kepada sesama.
Bagi para penerima, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang membahagiakan. Sementara bagi peserta didik, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran nyata tentang arti empati, kepedulian, dan keikhlasan.
Kepala SD Mutu Kagumi, Liza Rahmawati, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali murid yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Aksi sosial ini tidak akan berjalan sesukses ini tanpa peran serta dan kedermawanan dari para wali murid. Sinergi yang indah antara sekolah dan orang tua hari ini telah memberikan pelajaran hidup yang sangat berharga bagi anak-anak tentang indahnya berbagi tanpa pamrih sejak usia dini,” ungkapnya di sela-sela kegiatan.
Menurut Liza, pendidikan karakter tidak cukup diberikan melalui penjelasan di dalam kelas. Anak-anak perlu diajak mengalami secara langsung nilai-nilai yang ingin ditanamkan agar menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembentukan karakter peserta didik. Dukungan para wali murid pada kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga.
Membangun Karakter Sejak Masa Orientasi
Melalui rangkaian Gampar, SD Mutu Kagumi berupaya menghadirkan masa orientasi yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna. Pembiasaan ibadah, permainan kolaboratif, hingga aksi berbagi dirancang sebagai pengalaman belajar yang menanamkan nilai religius, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Sekolah berharap pengalaman tersebut menjadi bekal awal bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, jiwa empati, dan semangat berbagi kepada sesama. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments