Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Lewat Bimtek SatuMu, Muhammadiyah Situbondo Perkuat Tata Kelola Berbasis Data

Iklan Landscape Smamda
Lewat Bimtek SatuMu, Muhammadiyah Situbondo Perkuat Tata Kelola Berbasis Data
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Situbondo menyampaikan Sambutan dalam agenda Bimtek SatuMu (Khoirul Fahri/PWMU.CO)
pwmu.co -

Muhammadiyah Kabupaten Situbondo memperkuat tata kelola persyarikatan berbasis data melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu atau Satu Data Muhammadiyah bagi operator di lingkungan persyarikatan, Ahad (23/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Muhammadiyah 1 Panji Situbondo itu diikuti 47 peserta. Mereka terdiri atas unsur pimpinan, agen, dan verifikator SatuMu di lingkungan Muhammadiyah Kabupaten Situbondo.

Bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem data dan digitalisasi organisasi. Muhammadiyah Situbondo sendiri memiliki delapan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan 36 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM).

Kegiatan menghadirkan agen dan verifikator SatuMu dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur sebagai narasumber.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan sistem SatuMu, praktik input data DOM, alur proses pendaftaran E-KTAM, serta sosialisasi pembukaan rekening bagi PCM dan PRM bersama Danamon Syariah.

Digitalisasi sebagai Bagian Tata Kelola Persyarikatan

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Situbondo Ustaz Muhammad Samsuri menegaskan bahwa digitalisasi merupakan bagian penting dari karakter Muhammadiyah sebagai organisasi modern.

Menurutnya, Muhammadiyah harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan membangun sistem tata kelola yang semakin tertib dan terintegrasi.

“Muhammadiyah dikenal sebagai organisasi modern. Dalam urusan digital, Muhammadiyah harus berada di depan. Kita harus menjaga agar SatuMu ini menjadi bagian dari sistem tata kelola persyarikatan,” ujarnya.

Ia menilai pimpinan Muhammadiyah, mulai tingkat ranting, cabang, hingga daerah, memiliki kapasitas pendidikan dan intelektualitas yang memadai. Karena itu, semangat sami’na wa atha’na perlu diwujudkan melalui kesediaan bersama untuk menjalankan keputusan dan sistem organisasi secara tertib.

Menurut Samsuri, penerapan SatuMu tidak semata berkaitan dengan pengisian data administratif. Lebih dari itu, sistem tersebut merupakan bagian dari upaya membangun basis data keanggotaan yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

SMPM 5 Pucang SBY

Data yang tertib, lanjutnya, akan membantu persyarikatan membaca perkembangan organisasi mulai dari tingkat ranting, cabang, daerah, hingga nasional.

Data Akurat untuk Penguatan Persyarikatan

Dalam proses migrasi data, warga Muhammadiyah juga dapat menemukan informasi terkait administrasi dan iuran keanggotaan. Samsuri mengingatkan agar hal tersebut dipahami sebagai bagian dari mekanisme administrasi persyarikatan.

Ia menjelaskan, dana yang dikelola melalui sistem tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat kembali bagi kegiatan persyarikatan, termasuk di tingkat cabang dan ranting.

“Kalau dana itu disetorkan, nantinya akan dikembalikan kepada cabang dan ranting untuk kegiatan Muhammadiyah. Jadi ini bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi bagaimana sistem tersebut dapat memberikan manfaat kembali kepada persyarikatan di tingkat bawah,” jelasnya.

Penguatan data menjadi semakin penting karena ranting merupakan ujung tombak kehidupan Muhammadiyah. Berbagai aktivitas dakwah, pendidikan, sosial, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan kader berlangsung secara nyata di tingkat akar rumput.

Melalui data yang tertib dan terintegrasi, perkembangan persyarikatan serta berbagai aktivitas di tingkat ranting dan cabang diharapkan dapat dipetakan dengan lebih baik.

Bimtek SatuMu di Situbondo pun tidak hanya menjadi kegiatan untuk meningkatkan kemampuan teknis operator. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Muhammadiyah Situbondo membangun tata kelola organisasi yang semakin tertib, modern, transparan, dan berkemajuan.

Melalui Bimtek SatuMu, Muhammadiyah Situbondo berharap digitalisasi tidak berhenti pada proses input data. Data yang akurat dan terintegrasi diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat tata kelola serta mendukung berbagai agenda persyarikatan pada masa mendatang. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 25/08/2026 23:41
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu