Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

KKN MAs Malang 106 Pasang Biopori, Ajak Warga Kasembon Kelola Air dan Sampah Organik

Iklan Landscape Smamda
KKN MAs Malang 106 Pasang Biopori, Ajak Warga Kasembon Kelola Air dan Sampah Organik
Mahasiswa KKN MAS Malang Kelompok 106 bersama warga melakukan pembuatan lubang biopori di salah satu rumah warga Desa Kasembon (Fathin Abidah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa KKN MAs Malang Kelompok 106 memasang lubang biopori di sejumlah rumah warga Desa Kasembon, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengelolaan resapan air dan sampah organik.

Mahasiswa KKN terlibat langsung dalam proses pembuatan dan pemasangan lubang biopori di rumah-rumah warga yang menjadi sasaran program. Selain melakukan pemasangan, mereka juga mengenalkan manfaat serta cara memanfaatkan biopori dalam kehidupan sehari-hari.

Lubang biopori merupakan lubang yang dibuat secara vertikal di dalam tanah untuk membantu meningkatkan penyerapan air. Lubang tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah organik rumah tangga, seperti sisa sayuran, buah, dan daun kering.

Dengan pemanfaatan tersebut, biopori dapat menjadi salah satu langkah sederhana yang dilakukan masyarakat untuk menjaga kebersihan kawasan tempat tinggal. Selain membantu meningkatkan resapan air, sampah organik yang dimasukkan ke dalam lubang biopori dapat mengalami proses penguraian secara alami.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN MAs Malang Kelompok 106 juga melibatkan warga. Keterlibatan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara pembuatan dan pemanfaatan lubang biopori sehingga program dapat terus diterapkan setelah kegiatan KKN berakhir.

Koordinator Desa (Kordes) KKN MAs Malang Kelompok 106, Agustang, mengatakan program biopori merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang dapat dimulai dari rumah.

SMPM 5 Pucang SBY

“Program kerja biopori merupakan kegiatan peduli lingkungan yang bertujuan meningkatkan resapan air dan mengurangi sampah organik. Melalui pembuatan lubang biopori, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Agustang.

Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar. Kebiasaan sederhana, seperti mengelola sampah organik dan meningkatkan daya resap tanah di sekitar rumah, juga dapat memberikan manfaat bagi kondisi lingkungan.

Pemasangan biopori di rumah warga Desa Kasembon diharapkan menjadi contoh sekaligus mendorong masyarakat untuk menerapkan langkah serupa secara mandiri. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya menjadi kegiatan selama masa pengabdian mahasiswa, tetapi dapat terus memberikan manfaat bagi warga.

Melalui program tersebut, KKN MAS Malang Kelompok 106 berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan semakin tumbuh. Pemanfaatan biopori diharapkan dapat menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang dimulai dari rumah untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan nyaman. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu