Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Limbah Susu Jadi Pupuk, Inovasi Mahasiswa KKN MAs Tarik Antusiasme Warga

Iklan Landscape Smamda
Limbah Susu Jadi Pupuk, Inovasi Mahasiswa KKN MAs Tarik Antusiasme Warga
Mahasiswa KKN MAs 2026 Kenalkan POC dari Limbah Susu, Warga Antusias (Oktafiyan Hilal Akmal/PWMU.CO)
pwmu.co -

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) 2026 memperkenalkan inovasi pupuk organik cair (POC) berbahan limbah susu kepada masyarakat, Ahad (23/8/2026). Program tersebut mendapat respons positif dari warga yang antusias mempelajari pemanfaatan bahan sisa susu untuk mendukung kegiatan pertanian.

Kegiatan sosialisasi ini berangkat dari potensi limbah susu yang cukup mudah ditemukan di wilayah setempat. Sebagian bahan sisa, termasuk susu yang tidak lagi dikonsumsi atau dimanfaatkan, berpotensi menjadi limbah apabila tidak dikelola dengan baik.

Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKN MAs dari Program Studi Agribisnis mengembangkan gagasan pemanfaatan limbah susu menjadi pupuk organik cair. Program ini sekaligus menjadi upaya menghubungkan keilmuan mahasiswa dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.

Mahasiswa menjelaskan, bahan organik yang terkandung dalam limbah susu dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dalam proses pembuatan pupuk organik cair. Dalam sosialisasi tersebut, mereka memperkenalkan proses pengolahan limbah susu dengan sejumlah bahan pendukung melalui tahapan fermentasi.

Proses pembuatan dilakukan dengan mencampurkan limbah susu bersama bahan pendukung, kemudian difermentasi dalam wadah tertutup selama kurang lebih 14 hari. Setelah proses fermentasi selesai, produk yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan pendukung nutrisi tanaman dengan pengenceran sesuai kebutuhan.

Mahasiswa juga memberikan penjelasan kepada warga mengenai penggunaan POC. Karena memiliki konsentrasi tertentu, pupuk cair tersebut perlu dicampurkan terlebih dahulu dengan air sebelum diaplikasikan pada tanaman.

Antusiasme masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung. Warga aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari proses pengolahan limbah susu hingga cara penggunaan pupuk pada tanaman.

SMPM 5 Pucang SBY

Ketua Kelompok Tani setempat turut mengapresiasi program yang dibawa mahasiswa KKN MAs 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan warna baru karena secara langsung berkaitan dengan bidang pertanian dan kebutuhan masyarakat.

“Sejauh ini tidak ada mahasiswa KKN yang langsung mengarah ke pertanian karena penjurusan mereka tidak ada yang ke pertanian. Baru kali ini mahasiswa KKN mengarah ke pertanian,” ujarnya.

Menurut mahasiswa, pengembangan POC dari limbah susu bukan sekadar menghadirkan produk baru. Program tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu yang dipelajari di kampus untuk menjawab persoalan yang ditemui di tengah masyarakat.

Pemanfaatan bahan sisa susu menjadi pupuk organik cair juga diharapkan dapat membuka cara pandang baru bahwa potensi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai guna.

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN MAs 2026 berharap masyarakat dapat mencoba menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh sesuai dengan kebutuhan dan kondisi setempat. Ke depan, pemanfaatan limbah susu diharapkan tidak hanya membantu mengurangi bahan yang terbuang, tetapi juga menjadi salah satu alternatif untuk mendukung kegiatan pertanian yang lebih berkelanjutan. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 25/08/2026 22:25
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu