Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bukan Hanya di Mimbar, Dakwah Lazismu Jatim Hadir di Rumah Potong Hewan Bali

Iklan Landscape Smamda
Bukan Hanya di Mimbar, Dakwah Lazismu Jatim Hadir di Rumah Potong Hewan Bali
Relawan Lazismu Jatim di RPH Mambal, Kabupaten Badung, Bali. Foto: Istimewa

Selasa pagi, 26 Mei 2026. Jarum jam baru menunjuk pukul 09.15 WIB ketika sebuah kendaraan meninggalkan Gedung Kemanusiaan Lazismu Jatim dengan perlahan. Tidak ada seremoni besar. Tidak pula iring-iringan panjang.

Namun dari tempat itulah perjalanan dakwah dimulai. Sembilan orang berada dalam rombongan kecil tersebut. Lima relawan dari Lazismu Gresik, dua personel Lazismu Jatim, seorang sopir, dan satu kontributor PWMU.CO menyatu dalam satu misi besar: mengawal program kurban Iduladha 1447 Hijriah sebanyak 150 sapi Bali.

Bukan sekadar perjalanan biasa. Di balik perjalanan lintas pulau itu, ada misi dakwah dan kemanusiaan Muhammadiyah di wilayah minoritas Muslim.

Perjalanan menuju ujung timur Pulau Jawa berlangsung lancar. Kendaraan melaju menembus jalur pantura hingga memasuki kawasan Situbondo. Sesekali obrolan ringan pecah di dalam kendaraan. Tentang kurban, tentang Bali, juga tentang harapan agar seluruh proses berjalan lancar.

Ketika memasuki kawasan Hutan Baluran, suasana berubah. Hamparan savana dan pepohonan khas Baluran menghadirkan suasana perjalanan yang berbeda. Beberapa monyet liar tampak duduk di tepi jalan. Ada yang melompat di antara pepohonan, ada pula yang hanya memandangi kendaraan yang melintas.

Seolah alam ikut menyambut perjalanan dakwah tersebut. Di tengah perjalanan panjang itu, rombongan sempat berhenti di sebuah masjid dekat rumah makan di Situbondo. Di tempat itulah mereka melaksanakan salat zuhur dan asar dengan jama’ qashar.

Perjalanan jauh tidak menghentikan semangat ibadah para relawan. Sebagian di antara mereka tetap menjalankan puasa Arafah meski harus menempuh perjalanan lintas kota.

Namun ada pula relawan yang mendapat udzur syar’i sehingga tidak berpuasa. Mereka memilih makan sederhana di warung ikan bakar pinggir jalan sebelum perjalanan kembali dilanjutkan menuju Ketapang.

SMPM 5 Pucang SBY

Menjelang Maghrib, rombongan akhirnya tiba di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Langit sore mulai meredup. Angin laut berembus pelan di antara lalu lalang kendaraan yang bersiap menyeberang menuju Bali.

Perjalanan ini bukan sekadar kurban. Lazismu Jawa Timur tahun ini membawa misi besar menghadirkan syiar kurban di Bali, salah satu wilayah dengan jumlah Muslim minoritas di Indonesia. Sebanyak 150 sapi kurban akan diproses di RPH Mambal, Kabupaten Badung, Bali.

Daging kurban tersebut nantinya akan diolah menjadi program “RendangMu”, bagian dari gerakan ketahanan pangan dan dakwah kemanusiaan Muhammadiyah.

Penyembelihan kurban dijadwalkan berlangsung pada 28 Mei 2026 pukul 12.00–18.00 WITA dan dilanjutkan pada 29 Mei 2026 pukul 08.00–18.00 WITA.

Di balik angka 150 sapi itu, tersimpan kerja panjang, perjalanan jauh, tenaga para relawan, dan semangat menghadirkan manfaat bagi sesama. Kurban akhirnya bukan hanya tentang penyembelihan.

Kurban adalah perjalanan dakwah. Perjalanan yang menembus jalan panjang, savana Baluran, hingga laut Selat Bali demi memastikan syiar Islam tetap hadir dengan wajah yang hangat, ramah, dan penuh kemanusiaan di tengah masyarakat minoritas Muslim. (*)

SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu