Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Dari Gugup Jadi Percaya Diri, Dua Kader IPM SMK Milan Ikuti PKTM II

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Dari Gugup Jadi Percaya Diri, Dua Kader IPM SMK Milan Ikuti PKTM II
Pelatihan Kader Taruna Melati II (PKTM II) PD IPM Sidoarjo di SMK Pemuda Krian Sidoarjo pada Minggu (11/10/2026). Foto: Amalia NF.
pwmu.co -

Dua siswi SMK Muhammadiyah Tulangan (SMK Milan), Belva Haura dan Cinta Amierel, menunjukkan kiprah sebagai kader muda Muhammadiyah dengan mengikuti Pelatihan Kader Taruna Melati II (PKTM II).

Agenda ini diselenggarakan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Sidoarjo pada Sabtu-Minggu (10–11/10/2026) di SMK Pemuda Krian, Sidoarjo.

Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pimpinan Ranting IPM (PR IPM) SMK Milan, Belva Haura dan Cinta Amierel mengikuti kegiatan tersebut dengan mewakili Pimpinan Cabang IPM (PC IPM) Tulangan.

Keikutsertaan keduanya menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, mengasah kemampuan berdiskusi, serta memperkuat pemahaman tentang kepemimpinan dan gerakan pelajar Muhammadiyah.

Beri Pengalaman Berkesan

Pengalaman mengikuti PKTM II memberikan kesan tersendiri bagi Cinta Amierel.

Ia mengaku sempat merasa gugup ketika menghadapi dinamika forum diskusi yang diisi peserta dengan pemikiran kritis, aktif bertanya, serta berani menyampaikan sanggahan dan tambahan gagasan.

“Jujur, saya sempat takut banget ketika harus berbicara banyak dalam forum diskusi. Apalagi, teman-teman aktif bertanya, menyanggah, dan menambahkan masukan materi. Saya merasa kosakata saya belum seluas mereka” ungkapnya.

Namun, rasa gugup itu perlahan berubah menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. Menurut Cinta, forum PKTM II memberinya kesempatan untuk mempelajari hal-hal baru, termasuk membahas persoalan yang mungkin dianggap sulit atau sensitif di kalangan pelajar.

“Secara keseluruhan, seru banget. Saya dan Belva belajar banyak hal baru dari PKTM II ini. Pembahasannya juga lebih luas, mulai dari politik hingga bagaimana menyelesaikan problematika dalam organisasi. Awalnya saya takut untuk ikut PKTM lagi, tetapi sekarang rasa takut itu mulai hilang” tuturnya.

Bagi Cinta, pengalaman tersebut bukan sekadar menambah pengetahuan, melainkan juga melatih keberanian menyampaikan pendapat, menerima perbedaan pandangan, dan belajar berdebat secara sehat.

Apresiasi Waka Kesiswaan

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Milan, Ustadz Fajar Krisna, menyampaikan kebanggaannya atas keikutsertaan Belva dan Cinta dalam kegiatan PKTM II.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Ia berharap pengalaman pengkaderan ini dapat menjadi bekal berharga bagi keduanya untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus memberikan dampak positif bagi organisasi dan lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, kami turut bangga atas kesempatan yang diperoleh Belva dan Cinta untuk mengikuti Taruna Melati II” terang Ustadz Fajar.

Semoga kegiatan ini menjadi sarana penguatan kader terbaik SMK Milan, sehingga mereka semakin matang dalam berpikir, berani menyampaikan gagasan, mampu bekerja sama, dan siap mengemban amanah organisasi” harapnya.

Lebih dari sekadar mengikuti kegiatan pengkaderan, keikutsertaan dua pengurus PR IPM SMK Milan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar dan berorganisasi bagi pelajar lainnya.

Kader yang kuat tidak lahir secara instan, tetapi dibentuk melalui proses panjang yang memadukan ilmu, pengalaman, kedisiplinan, dan kesediaan untuk terus memperbaiki diri.

Melalui PKTM II, Belva Haura dan Cinta Amierel diharapkan kembali membawa semangat baru ke PR IPM SMK Milan.

Mereka diharapkan mampu mengembangkan hasil pengkaderan menjadi gerakan nyata, menghadirkan organisasi pelajar yang progresif, berkarakter Islami, dan bermanfaat bagi sesama.

Sebab, kader terbaik bukan hanya mereka yang berani tampil di forum, tetapi juga mereka yang terus belajar, mampu menghargai perbedaan, dan bersedia bertumbuh untuk memberikan kontribusi terbaik bagi persyarikatan, sekolah, dan masyarakat.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 14/10/2026 15:03
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu