Melalui Surat Edaran Resmi Nomor: 400.3.8/4214.1/101.6.24/2025 tertanggal 29 Agustus 2025, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sidoarjo, Dr. Kiswanto SPd MPd, menghimbau Kepala SMA, SMK, dan PK-PLK Negeri maupun Swasta di Kabupaten Sidoarjo untuk melaksanakan sejumlah kebijakan mulai Ahad (31/8/2025).
Dalam edaran tersebut, sekolah diminta melaksanakan evaluasi belajar bersama yang dapat berbentuk Sumatif Tengah Semester (STS) atau bentuk lainnya. Kegiatan dilakukan secara daring mulai 1 September 2025 hingga batas waktu yang tidak ditentukan, menunggu situasi benar-benar kondusif.
Teknisnya, siswa mengerjakan evaluasi atau penugasan dari rumah masing-masing sesuai jadwal pelajaran. Absensi dilakukan dengan GPS Map Camera atau aplikasi sejenis. Seluruh guru, wali kelas, dan wakil kepala sekolah wajib terlibat dalam proses absensi dan melaporkannya ke Cabang Dinas Pendidikan. Kepala sekolah juga diminta menjalin komunikasi dengan orang tua atau wali murid agar siswa tidak melakukan aktivitas yang tidak produktif di luar rumah.
Selain itu, sekolah diimbau membangun komunikasi dengan komite sekolah, Polsek, Babinsa, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga suasana kondusif di lingkungan masing-masing. Mulai 31 Agustus 2025, sekolah dilarang mengizinkan siswa mengikuti kegiatan di luar sekolah, seperti DBL atau kegiatan sejenis.
“Demikian surat edaran ini dibuat untuk diperhatikan dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Atas perhatian dan kerja samanya disampaikan terima kasih,” pungkas Dr. Kiswanto.
Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Direktur SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita), Edwin Yogi Laayrananta MIKom, mengadakan rapat mendadak melalui Google Meet bersama wakil kepala sekolah dan staf pada Ahad pukul 18.00 WIB.
“Menindaklanjuti surat edaran dari Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, kami berharap siswa-siswi Smamita tetap melaksanakan proses belajar mengajar secara daring sesuai arahan sekolah,” jelas Edwin.
Ia berpesan agar siswa tetap berada di rumah kecuali untuk kepentingan mendesak, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenarannya, serta terus menjaga semangat belajar.
“Mari kita berdoa agar kondisi segera membaik sehingga kita bisa kembali sekolah secara luring. Tetap semangat meraih cita-cita dan wujudkan impian dengan kesungguhan,” imbuhnya.
Edwin yang juga Ketua Majelis Kader PCM Sepanjang menutup dengan doa agar seluruh warga Smamita senantiasa diberkahi dan dilindungi Allah SWT. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments