Dua guru SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo meraih medali dalam kategori Guru Berprestasi pada Muhammadiyah Education Awards (ME Award) 2026. Ajang yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026).
Silvana Mumtazah meraih Gold Medal, sedangkan Alfi Faridian memperoleh Silver Medal. Capaian tersebut diraih setelah keduanya melalui proses persiapan dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.
Silvana menjelaskan, persiapan mengikuti kompetisi Guru Berprestasi telah dilakukan sejak dua hingga tiga tahun sebelumnya.
Ia memanfaatkan berbagai wadah untuk mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi sebagai guru. Proses tersebut tidak hanya dilakukan untuk menghadapi kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman dan keterampilan.
“Persiapannya sudah saya lakukan sejak dua sampai tiga tahun yang lalu. Saya mencari wadah untuk mengembangkan diri, meningkatkan kompetensi, sekaligus memperoleh keterampilan baru yang bisa membuka sudut pandang,” ujarnya.
Salah satu aspek yang menjadi unggulan Silvana adalah penulisan karya ilmiah. Selain itu, berbagai prestasi yang telah diraih sebelumnya juga menjadi bagian dari rekam jejak yang dipersiapkan untuk mengikuti lomba.
Ia mengatakan, dalam satu tahun terakhir telah meraih empat prestasi, mulai juara pertama hingga Golden Award.
Berbagai capaian tersebut kemudian dikumpulkan bersama berkas persyaratan lainnya. Persiapan dilakukan secara bertahap sehingga tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga pada proses pengembangan diri sebagai pendidik.
Setelah meraih Gold Medal, Silvana mengaku semakin terpacu untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Ia juga ingin memperluas jejaring dengan sesama guru, pimpinan, dan unsur Persyarikatan Muhammadiyah.
“Setelah menang, saya semakin terpacu untuk memberikan manfaat kepada orang lain dan meningkatkan jejaring. Networking antarguru, baik horizontal maupun vertikal, sangat penting untuk kemajuan diri,” katanya.
Menurutnya, jejaring menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan kompetensi guru. Hubungan tersebut dapat membuka kesempatan untuk berbagi pengalaman dan mengembangkan potensi bersama.
Prestasi di ME Award 2026 juga menjadi motivasi Silvana untuk meningkatkan pengabdian di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah.
Ia ingin terus berkontribusi melalui bidang pendidikan di SMAMDA serta kegiatan di Aisyiyah dan Hizbul Wathan.
Capaian Silvana dan Alfi menambah daftar prestasi guru SMAMDA dalam ME Award 2026. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa proses pengembangan kompetensi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menjadi bekal bagi guru untuk berprestasi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan pendidikan.





0 Tanggapan
Empty Comments