Search
Menu
Mode Gelap

Dua Siswa MIM 14 Prestisius Wakili PDM Ponorogo di Fashmu 2025

Dua Siswa MIM 14 Prestisius Wakili PDM Ponorogo di Fashmu 2025
Dua siswa MIM 14 Prestisius yang berlaga di ajang Fashmu 2025 berfoto bersama kepala madrasah. Foto: Istimewa/PWMU.CO.
pwmu.co -

MI Muhammadiyah (MIM) 14 Prestisius Ponorogo mengirimkan dua siswanya untuk mewakili Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo dalam ajang Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) 2 tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur pada Sabtu (4/10/2025).

Hal ini menjadi bukti nyata dari perjalanan panjang MIM 14 Prestisius dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi peserta didiknya. Selain itu, hal ini juga menjadi bukti konsisten MIM 14 Prestisius dalam menyeimbangkan penguatan kecerdasan intelektual, spiritual, dan emosional.

Tak hanya fokus pada bidang akademik, MIM 14 Prestisius juga menaruh perhatian besar pada pembinaan religius seperti program Tahfidzul Qur’an dan pembiasaan adab, serta menyediakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan minat dan bakat siswa

Dua siswa yang berhasil menjadi perwakilan PDM Ponorogo di ajang Fashmu 2025 adalah Najwa Aqila Bonadi Putri pada cabang lomba Pildacil dan Khalid Ibrahim, siswa kelas 3 yang berkompetisi dalam bidang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ).

Keduanya menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di MIM 14 Prestisius berlangsung secara konsisten dan berorientasi pada keunggulan yang menyeluruh dan berorientasi pada keunggulan yang menyeluruh.

Aqila, yang sejak kecil dikenal percaya diri dan memiliki kemampuan berbicara yang baik, mengaku sangat bersyukur.

Alhamdulillah, saya senang sekali bisa mewakili Ponorogo di tingkat provinsi. Sejak dulu saya memang ingin tampil membawa nama madrasah dan kabupaten. Bisa sampai di tahap ini saja sudah membuat saya bangga, apalagi jika nanti bisa pulang membawa juara,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sementara itu, Khalid Ibrahim, hafidz cilik yang baru duduk di bangku kelas 3, juga menunjukkan semangat yang luar biasa.

“Saya ingin terus menghafal Al-Qur’an sampai khatam. Kalau sekarang bisa ikut lomba ini, semoga nanti bisa menjadi hafidz yang bermanfaat bagi banyak orang,” ungkapnya penuh harap.

Selama enam tahun berdiri, MIM 14 Prestisius telah membuktikan diri sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berhasil menanamkan nilai-nilai adab, religiusitas, dan karakter yang kuat.

Melalui berbagai kompetisi di tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, MIM 14 Prestisius terus melangkah mantap menuju cita-citanya sebagai lembaga pendidikan yang benar-benar prestisius, sesuai dengan namanya. (*)

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments