Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dua Siswa Mudipat Raih Medali Perak IMSO, Wakili SD Muhammadiyah Jatim di Ajang Internasional

Iklan Landscape Smamda
Dua Siswa Mudipat Raih Medali Perak IMSO, Wakili SD Muhammadiyah Jatim di Ajang Internasional
Afiqah (kiri) dan Al Fatih (dua dari kanan) siswa Mudipat meraih medali perak IMSO. Foto: (ina/PWMU/CO
pwmu.co -

Dua siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) menorehkan prestasi di tingkat internasional. Afiqah Rania Putri Meridianto dari kelas 6C dan Muhammad Al Fatih Idris Atmaputera dari kelas 6G berhasil meraih medali perak International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) pada bidang Sains.

Prestasi tersebut diraih setelah keduanya bersaing dengan peserta dari 23 negara dalam ajang IMSO yang berlangsung melalui rangkaian karantina dan kompetisi pada 20 September hingga 7 Oktober 2026.

Capaian Afiqah dan Al Fatih menjadi semakin istimewa karena keduanya tercatat sebagai satu-satunya perwakilan dari sekolah dasar Muhammadiyah se-Jawa Timur yang berhasil lolos hingga tahap internasional.

Keduanya tidak langsung mengikuti kompetisi utama. Perjalanan menuju IMSO dimulai dengan mengikuti karantina internal yang diselenggarakan Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah di KPM Pusat Bogor, 20–24 September 2026.

Selanjutnya, Afiqah dan Al Fatih mengikuti karantina IMSO di BISPAR atau BBPPMPV Business and Tourism Depok pada 25 September hingga 1 Oktober. Mereka kemudian mengikuti pelaksanaan utama IMSO pada 2–7 Oktober 2026.

IMSO tidak hanya menguji kemampuan peserta dalam mengerjakan soal olimpiade. Ajang ini dirancang sebagai rangkaian kegiatan yang memadukan pembelajaran, kompetisi, dan interaksi antarnegara.

Selain bidang STEM, peserta mengikuti kegiatan eksperimen sains serta pertukaran budaya. Karena itu, pengalaman Afiqah dan Al Fatih selama mengikuti IMSO tidak hanya menjadi perjalanan menuju sebuah medali, tetapi juga pengalaman belajar dalam lingkungan internasional.

Penanggung jawab lomba, Ustadzah Lina Herlina R, S.Si, mengatakan pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi kedua siswa sekaligus menginspirasi siswa Mudipat lainnya.

“Prestasi di tingkat internasional semestinya tidak berhenti sebagai pencapaian individu. Pengalaman Afiqah dan Al Fatih diharapkan dapat mendorong siswa lain untuk berani bermimpi dan mengembangkan kemampuan hingga tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

SMPM 5 Pucang SBY

Apresiasi juga disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur, Prof Khozin.

“Selamat kepada Afiqah dan Al Fatih bisa meraih medali di IMSO,” cetusnya.

Khozin berharap prestasi keduanya membawa keberkahan sekaligus mengharumkan nama siswa, keluarga, sekolah, dan Muhammadiyah Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya, Ustaz Edy Susanto, M.Pd, turut menyampaikan selamat kepada kedua siswa.

“Saya berpesan agar Afiqah dan Al Fatih terus belajar, mengasah kemampuan, serta tetap rendah hati setelah meraih prestasi internasional,” ujarnya.

Medali perak IMSO menjadi catatan penting bagi Mudipat. Lebih dari sekadar sebuah penghargaan, capaian tersebut menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar Muhammadiyah di Jawa Timur mampu tampil di panggung kompetisi sains internasional.

Dari ruang kelas di Pucang, Surabaya, dua siswa itu membawa nama Mudipat dan Muhammadiyah Jawa Timur ke arena yang lebih luas. Medali menjadi hasilnya; keberanian untuk terus belajar adalah bekalnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 07/10/2026 13:22
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu