Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Erick Komala: KKN Harus Menjadi Jejak Pengabdian yang Membekas bagi Masyarakat

Iklan Landscape Smamda
Erick Komala: KKN Harus Menjadi Jejak Pengabdian yang Membekas bagi Masyarakat
Erick Komala saat memberikan keynote speech di depan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Foto: Umsura/PWMU.CO)
pwmu.co -

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Erick Komala S.H M.H mengajak mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) untuk menjadikan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai momentum pengabdian yang mampu meninggalkan dampak nyata di tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat memberikan keynote speech dalam acara Pembukaan dan Pelepasan KKN Umsura 2026 di Auditorium Lantai 13 At-Tauhid Tower, Kamis (2/7/2026).

Di hadapan ratusan mahasiswa peserta KKN, Erick menegaskan bahwa keberhasilan KKN tidak diukur dari lamanya berada di lokasi pengabdian, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat setelah program tersebut selesai.

“Yang penting intinya harus berbekas. Berbekas itu apa? Berbekas itu melekat kesan teman-teman semua ketika nanti turun ke masyarakat, baik di desa maupun di kota. Harapan saya setelah KKN, semangat kalian semakin bertambah dan ilmu yang didapat di kampus bisa diterapkan untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Erick, KKN merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar menjadi pemimpin yang mampu mentransformasikan ilmu pengetahuan menjadi solusi atas persoalan masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan agar mahasiswa tidak memandang KKN hanya sebagai syarat menyelesaikan studi.

“KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Ini adalah proses belajar menjadi pemimpin, belajar mentransfer pengetahuan, membantu orang lain, bekerja sama dengan masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa teori yang dipelajari di bangku kuliah dapat diterapkan dalam kehidupan nyata,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Erick juga berbagi pengalaman hidupnya. Ia mengaku tidak pernah bercita-cita menjadi anggota DPRD. Bahkan, sejak kecil dirinya lebih membayangkan menjadi seorang pengusaha. Namun perjalanan hidup membawanya hingga dipercaya menjadi wakil rakyat.

Melalui kisah tersebut, Erick ingin memberikan motivasi kepada mahasiswa bahwa masa depan tidak selalu berjalan sesuai rencana. Oleh karena itu, setiap mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan kemampuan terbaik dan terus membuka peluang untuk memberikan kontribusi di berbagai bidang.

“Saya tidak pernah membayangkan menjadi anggota DPR. Tetapi kehidupan bisa membawa kita ke jalan yang tidak pernah kita duga. Karena itu, jangan pernah membatasi mimpi dan teruslah mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bermanfaat,” pesannya.

SMPM 5 Pucang SBY

Erick juga menyoroti pentingnya mahasiswa memiliki arah dan tujuan yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan. Berdasarkan pengalamannya berdialog dengan mahasiswa, ia mengaku prihatin ketika banyak lulusan yang hanya memiliki target mencari lowongan pekerjaan tanpa memiliki visi terhadap profesi atau bidang yang ingin ditekuni.

Menurutnya, mahasiswa perlu menemukan keunggulan sejak masih berada di bangku kuliah agar mampu bersaing di tengah banyaknya lulusan perguruan tinggi.

“Kalian harus mulai mengenali kemampuan terbaik yang dimiliki. Jangan menunggu lulus baru mencari arah. Persaingan akan semakin ketat sehingga setiap orang harus memiliki nilai lebih dibandingkan yang lain,” jelasnya.

Menutup keynote speech, Erick menyampaikan dua prinsip utama yang harus dipegang mahasiswa selama menjalankan KKN, yaitu berempati dan berinovasi. Mahasiswa, katanya, tidak boleh datang ke masyarakat dengan sikap merasa paling tahu. Sebaliknya, mereka harus mampu mendengarkan, memahami kebutuhan warga, lalu menghadirkan solusi melalui ilmu yang dimiliki.

Ia optimistis mahasiswa Umsura mampu menjadi bagian dari solusi pembangunan masyarakat melalui kreativitas dan inovasi yang mereka miliki.

“Jadilah generasi yang tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Semoga KKN ini menjadi pengalaman yang mengubah cara pandang tentang kepemimpinan, pengabdian, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” harapnya.

“Kalau pesan Pak Rektor tadi jangan lupa bahagia, saya ingin menambahkan, jangan lupa bersyukur,” pungkas Erick disambut tepuk tangan para peserta.

Revisi Oleh:
  • Zahra Putri Pratiwig - 02/07/2026 22:42
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu