Amanah kepemimpinan di tiga sekolah Muhammadiyah Kabupaten Jember kembali diteguhkan. Tiga kepala sekolah untuk masa jabatan 2026–2030 dilantik dalam prosesi yang berlangsung di Aula PDM Kabupaten Jember, Ahad (27/9/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Tiga kepala sekolah yang menerima amanah tersebut adalah Barokatin Anasofa, S.Pd. sebagai Kepala SMA Muhammadiyah 1 Rambipuji, Ahmad Imam Syahroni, S.Pd. sebagai Kepala SMK Muhammadiyah Jember, dan Aguk Fatria Setiyawan, S.Pd. sebagai Kepala SMK Muhammadiyah 2 Paleran.
Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM Jawa Timur Prof. Dr. Isa Anshori, M.Si. Prosesi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memastikan perjalanan pendidikan Muhammadiyah terus bergerak mengikuti kebutuhan zaman.
Kegiatan dihadiri Wakil Ketua PWM Jawa Timur Ir. Tamhid Masyhudi, Ketua PDM Kabupaten Jember Prof. Aminullah Elhady, Sekretaris PDM Kabupaten Jember Kusno, S.Ag., M.Pd.I., jajaran Majelis Dikdasmen PNF PDM Kabupaten Jember, para kepala sekolah Muhammadiyah, PCM Patrang, PCM Rambipuji, PCM Paleran, serta guru dan tenaga kependidikan dari sekolah yang kepala sekolahnya dilantik.
Bagi SMA Muhammadiyah 1 Rambipuji dan SMK Muhammadiyah 2 Paleran, pelantikan menjadi kelanjutan amanah kepemimpinan.
Barokatin Anasofa, S.Pd. dan Aguk Fatria Setiyawan, S.Pd. kembali dipercaya melanjutkan kepemimpinan di sekolah masing-masing untuk masa jabatan 2026–2030.
Sementara itu, SMK Muhammadiyah Jember memasuki fase estafet kepemimpinan. Jabatan kepala sekolah beralih dari Budiyono, S.Pd., M.M. kepada Ahmad Imam Syahroni, S.Pd. Penyerahan kepemimpinan tersebut disaksikan oleh empat pimpinan.
Pergantian kepemimpinan menjadi momentum untuk meneruskan berbagai program yang telah berjalan sekaligus membuka ruang bagi pengembangan dan pembaruan sesuai kebutuhan sekolah.
Amanah baru juga membawa tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan prestasi serta membangun kebersamaan seluruh warga sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. Tamhid Masyhudi memberikan wejangan sekaligus motivasi kepada para kepala sekolah yang dilantik. Ia menekankan bahwa amanah kepemimpinan harus dijalankan dengan semangat perjuangan.
Menurut Tamhid, kepala sekolah terpilih harus terus berjuang untuk membawa sekolah menjadi lebih baik. Tantangan dalam mengelola sekolah tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berikhtiar, tetapi menjadi bagian dari perjalanan dalam menjalankan amanah.
Kepala sekolah juga dituntut mampu membangun kebersamaan dengan guru dan tenaga kependidikan. Kemajuan sekolah tidak hanya bergantung pada seorang pemimpin, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah serta dukungan Persyarikatan.
Pesan tersebut menjadi bekal bagi Barokatin Anasofa, Aguk Fatria Setiyawan, dan Ahmad Imam Syahroni dalam menjalankan amanah selama masa jabatan 2026–2030.
Pelantikan ini sekaligus memperlihatkan keterhubungan antara Pimpinan Persyarikatan, Majelis Dikdasmen PNF, Pimpinan Cabang Muhammadiyah, dan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan.
Dari Aula PDM Kabupaten Jember, estafet kepemimpinan kembali berjalan. Tiga sekolah memasuki masa jabatan baru dengan tantangan dan harapan masing-masing, namun berada dalam satu ikhtiar untuk menjaga dan mengembangkan pendidikan Muhammadiyah.





0 Tanggapan
Empty Comments