Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Famgat Smamda Sidoarjo Rekatkan Keluarga dan Muhammadiyah Menuju Sekolah Unggul

Iklan Landscape Smamda
Famgat Smamda Sidoarjo Rekatkan Keluarga dan Muhammadiyah Menuju Sekolah Unggul
Wakil Ketua Dikdasmen PDM Sidoarjo Taufiqurrahman, Ketua Majelis Muhammad Kohar, anggota majelis Muhadi dan M. Basir berfoto bersama usai diwawancarai di atas kapal Telaga Menjer (Zulkifli/PWMU.CO)
pwmu.co -

Perahu perlahan meninggalkan tepian Telaga Menjer. Di tengah hamparan air dan pegunungan yang mengelilinginya, kebersamaan keluarga besar SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo terasa semakin erat.

Family Gathering (Famgat) yang berlangsung selama empat hari, Jumat-Senin (21-24/8/2026), menuju kawasan Dieng dan Yogyakarta itu tidak sekadar menjadi perjalanan wisata. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus menguatkan sinergi antara warga sekolah dan Muhammadiyah Sidoarjo.

Menariknya, Famgat Smamda tahun ini tidak hanya diikuti guru, tenaga kependidikan, dan keluarga mereka. Jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Majelis Dikdasmen dan PNF, hingga Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo juga turut dalam perjalanan tersebut.

Salah satu momen kebersamaan berlangsung saat rombongan menikmati wisata perahu di Telaga Menjer, Sabtu (22/8/2026).

Wakil Ketua PDM Sidoarjo Bidang Dikdasmen dan PNF, Dr H Taufiqurrahman, M.Ag., mengapresiasi Famgat yang digelar Smamda Sidoarjo.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki nilai silaturahmi yang besar karena mempertemukan warga sekolah dalam suasana yang lebih santai dan penuh kebersamaan.

“Dengan kegiatan ini, insya Allah rasa kebersamaan di antara guru, tenaga pendidik, maupun tenaga kependidikan akan semakin solid. Ada sinergi, dan yang paling penting ada nilai spiritualitas,” ujar Dosen Agama Islam Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya itu.

Ia menambahkan, Famgat juga menjadi wujud rasa syukur atas perkembangan Smamda yang terus menunjukkan pertumbuhan.

“Alhamdulillah, hari ini kita diajak refreshing bersama sebagai wujud rasa syukur dengan jumlah siswa yang terus bertambah. Kita sebagai orang tua juga selalu diajak bersama-sama,” katanya.

Menurut Taufiqurrahman, keterlibatan PDM dan Majelis Dikdasmen dan PNF memiliki arti penting karena semakin mempererat hubungan antara penyelenggara sekolah dan seluruh warga Smamda.

“Acara semacam ini merekatkan segenap guru, karyawan, dan jajaran sekolah bersama majelis dan PDM Sidoarjo sebagai penyelenggara sekolah,” tambahnya.

Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo, H Muhammad Kohar, S.Sos., M.Si., menilai Famgat Smamda merupakan kegiatan positif yang layak dipertahankan.

“Kegiatan Famgat Smamda merupakan kegiatan yang sangat positif. Bisa jadi kegiatan seperti ini diadakan untuk tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan agar suasana rekreasi dan kebersamaan tetap dibarengi dengan tanggung jawab menjaga nama baik Muhammadiyah.

“Pesan saya kepada teman-teman semuanya, jaga nama baik Muhammadiyah ketika kita berada di luar wilayah kita. Ini saatnya kita sambil rekreasi sekaligus membandingkan tempat tinggal kita dengan Muhammadiyah di daerah lain,” tuturnya.

Kohar juga menyampaikan apresiasi kepada Smamda atas dukungan kendaraan operasional Toyota Kijang Innova untuk Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo.

“Dengan adanya bantuan operasional mobil Innova itu, semoga Majelis Dikdasmen semakin bisa ngopeni sekolah-sekolah lainnya di bawah Dikdasmen Sidoarjo,” katanya.

Anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo, Drs Muhadi, M.Pd., melihat Famgat sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga ruang untuk mengembangkan kualitas warga Smamda secara menyeluruh.

“Ini bagian penting untuk pengembangan Smamda. Kalau pengembangan otak kiri sudah, sekarang pengembangan otak kanannya,” ujarnya.

Ia menilai keterlibatan keluarga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan kepada guru dan tenaga kependidikan.

“Keluarga dilibatkan untuk ikut kegiatan Famgat ini untuk memberikan support kepada suami atau istri dalam rangka mengembangkan kemampuan agar lebih hebat lagi,” katanya.

Muhadi juga mengapresiasi keterlibatan PCM dan PDM Sidoarjo yang selama ini memberikan dukungan terhadap perkembangan sekolah.

“PCM dan PDM Sidoarjo memang sudah biasa diajak serta dalam kegiatan seperti ini untuk memberikan support dan dukungan agar Smamda Sidoarjo maju lebih hebat lagi dalam kancah perjuangan menjadi sekolah unggul,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo, M. Basir, M.Ag., mengatakan kebersamaan antara Smamda, keluarga guru, majelis, dan PDM menunjukkan adanya hubungan timbal balik yang positif.

Menurutnya, perhatian antara sekolah dan Muhammadiyah dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah.

SMPM 5 Pucang SBY

“Peserta dari majelis itu sangat luar biasa. Ini memberikan support timbal balik atas perhatian PDM terhadap Smamda sehingga terjadi penguatan ukhuwah Islamiyah,” ungkapnya.

Basir juga menilai keterlibatan keluarga tidak dapat dipisahkan dari perjalanan guru maupun karyawan dalam menjalankan tugasnya.

“Bukan hanya dari pihak PDM dan guru, tetapi keluarga juga sangat penting. Seseorang itu perlu mendapatkan dukungan dari pihak keluarga atau anak-anak. Maka perhatian Smamda ini sangat luar biasa,” katanya.

Ia berharap hubungan antara guru, karyawan, keluarga, dan Muhammadiyah Sidoarjo semakin dekat melalui kegiatan kebersamaan seperti Famgat.

“Intinya, kita sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas perhatian yang luar biasa dari Smamda Sidoarjo,” tegasnya.

Ketua PDM Sidoarjo, Prof Dr Dzo’ul Milal, M.Pd., yang mengikuti kegiatan bersama keluarganya, menilai keakraban menjadi salah satu unsur penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Salah satu hal yang bisa meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan adalah keakraban hubungan antara guru dengan keluarga,” ujarnya.

Menurut Guru Besar Fakultas Bahasa dan Adab UIN Sunan Ampel Surabaya itu, Famgat menjadi momentum untuk menciptakan suasana kekeluargaan antara guru, karyawan, penyelenggara, dan pengelola sekolah.

“Famgat ini dalam rangka menciptakan kerukunan yang baik. Misalnya antara karyawan dan guru, karyawan, pemilik atau penyelenggara, dan pengelola itu menjadi satu,” tuturnya.

Ia berharap kebersamaan tersebut mampu menghilangkan sekat-sekat psikologis yang mungkin muncul dalam lingkungan kerja.

“Bagaimana dalam hidup bersama ini sehingga tidak ada ganjalan psikologis antara kita karena lingkungan yang menyenangkan. Semoga semuanya ini menjadi perjalanan yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” katanya.

Bagi Dzo’ul Milal, persatuan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun keberhasilan lembaga pendidikan.

“Persatuan itu akan menjadi dasar keberhasilan. Ini dalam rangka menyatukan visi, bersama dan satu langkah menuju sekolah unggul di berbagai bidang,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dzo’ul Milal juga menyampaikan terima kasih kepada Smamda atas penyerahan kendaraan operasional Toyota Kijang Innova untuk mendukung aktivitas PDM, khususnya Majelis Dikdasmen dan PNF.

“Sebenarnya itu hadiah atas nama PDM, tetapi untuk fungsi tugas-tugas karena PDM banyak keluar. Kalau ada tulisan Dikdasmen, insya Allah itu menjadi promosi secara tidak langsung,” ujarnya.

Ia berharap kendaraan tersebut dapat menunjang tugas-tugas Majelis Dikdasmen dan PNF di lapangan.

“Terima kasih kepada Smamda yang merelakan inventarisnya dimanfaatkan PDM, khususnya Dikdasmen, dalam menunjang tugas-tugas sehari-hari di lapangan. Semoga berkah,” katanya.

Dzo’ul Milal berharap Smamda terus diminati masyarakat dan menjadi salah satu rujukan pendidikan bagi generasi muda.

“Semoga Smamda terus diminati dan menjadi rujukan generasi muda untuk melanjutkan pendidikannya setelah tamat SMP atau MTs se-Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PDM Sidoarjo Bidang Tabligh, H Imam Mahfudzi, mengatakan hampir seluruh jajaran PDM Sidoarjo turut mengikuti Famgat Smamda 2026.

Mereka antara lain Ketua PDM Sidoarjo Prof Dr H Dzo’ul Milal, M.Pd.; Sekretaris PDM H Burhanuddin, M.Pd.; Wakil Ketua Bidang Tabligh H Imam Mahfudzi; Wakil Ketua Bidang Dikdasmen Dr H Taufiqurrahman, M.Ag.; H Misbah, M.Pd. dari LPCR; Arif Hidayat selaku Wakil Ketua LHKP; Nyong Etis selaku Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM; serta Prabowo selaku Wakil Ketua Bidang MEK.

“Hanya tiga orang yang tidak ikut karena ada halangan yang tidak bisa ditinggalkan,” ungkap Dosen Tetap Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya itu.

Famgat Smamda 2026 akhirnya bukan sekadar perjalanan menuju Dieng dan Yogyakarta. Kebersamaan tersebut menjadi ruang untuk saling mengenal, mempererat silaturahmi, menguatkan ukhuwah, dan menyatukan langkah antara keluarga besar Smamda dengan Muhammadiyah Sidoarjo.

Di tengah perjalanan dan keindahan alam, ada pesan yang ingin dikuatkan: sekolah yang maju tidak hanya dibangun melalui gedung dan program, tetapi juga oleh manusia-manusia yang saling percaya, saling mendukung, dan berjalan bersama menuju visi yang sama.

Revisi Oleh:
  • Satria - 23/08/2026 02:26
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu