Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Fortasi Jadi Momentum Kebangkitan SMP Muhammadiyah 11 Sukodadi

Iklan Landscape Smamda
Fortasi Jadi Momentum Kebangkitan SMP Muhammadiyah 11 Sukodadi
Suasana pelaksanaan Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMP Muhammadiyah 11 Sukodadi Lamongan, Senin (13/07/2026). (Ade Bagus Ilhammuddin/PWMU.CO).
pwmu.co -

Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai pelaksanaan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) Tahun Pelajaran 2026/2027 di SMP Muhammadiyah 11 Sukodadi Lamongan, Senin (13/07/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena menandai dimulainya perjalanan sekolah dalam menyambut peserta didik baru sekaligus mengawali babak baru kebangkitan SMP Muhammadiyah 11 Sukodadi.

Kegiatan pembukaan diikuti oleh seluruh peserta didik baru, dewan guru, tenaga kependidikan, serta panitia Fortasi.

Tonggak Bangun Harapan dan Masa Depan

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Khoirul Zikiyama MPd menegaskan bahwa hari pertama sekolah bukan sekadar dimulainya proses belajar mengajar. Tetapi menjadi tonggak awal membangun harapan dan masa depan sekolah.

“Hari ini bukan sekadar hari pertama masuk sekolah. Hari ini adalah lembaran baru, sebuah awal dari kebangkitan SMP Muhammadiyah 11 Sukodadi. Atas izin Allah SWT dengan doa, kerja keras, dan semangat banyak pihak, hari ini sekolah ini kembali hadir untuk melayani pendidikan kader penerus” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk memulai perjalanan pendidikan dengan niat yang ikhlas, semangat belajar yang tinggi, serta komitmen bersama membangun sekolah yang unggul.

“Mari kita awali perjalanan ini dengan niat yang ikhlas dan tekad yang kuat. Insya Allah, dengan pertolongan Allah SWT, kerja sama yang baik, serta doa dari semua pihak, SMP Muhammadiyah 11 Sukodadi akan tumbuh menjadi sekolah yang unggul, dipercaya masyarakat, dan melahirkan kader-kader yang membanggakan” tuturnya.

Kepada seluruh peserta didik baru, ia menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus motivasi agar menjadikan masa belajar di SMP Muhammadiyah 11 Sukodadi sebagai ruang untuk bertumbuh dalam ilmu, akhlak, dan kepemimpinan.

Tak Layah Saling Merendahkan

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah juga menyampaikan sebuah hikmah:

SMPM 5 Pucang SBY

لِكُلِّ مَقَامٍ مَقَالٌ، وَلِكُلِّ حَالٍ رِجَالٌ

“Setiap keadaan memiliki cara yang tepat, dan setiap keadaan membutuhkan orang yang tepat.”

Menurutnya, setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda sehingga tidak layak saling merendahkan. Untuk memperkuat pesan tersebut, ia mengibaratkan emas dan kayu.

“Emas memang lebih berharga daripada kayu. Namun ketika seseorang tenggelam, justru kayulah yang digenggam erat untuk menyelamatkan diri, sedangkan emas dilepaskan. Artinya, setiap orang memiliki kelebihan dan manfaat sesuai dengan keadaan. Karena itu jangan pernah meremehkan teman sendiri” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya sekolah yang sehat dengan saling menghormati, menghargai perbedaan, mempererat persahabatan, serta menolak segala bentuk perundungan (bullying).

Fortasi tahun ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah. Namun sekaligus menjadi sarana penanaman nilai-nilai Islam, Kemuhammadiyahan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta pembentukan karakter peserta didik sebagai kader persyarikatan dan generasi penerus bangsa.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 13/07/2026 17:28
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu