SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengikutsertakan puluhan guru dalam pelaksanaan Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar), Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program evaluasi nasional ini bertujuan memetakan kualitas lingkungan belajar di satuan pendidikan. Hasil survei nantinya menjadi salah satu dasar penyusunan kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Pelaksanaan Sulingjar berlangsung di Ruang Demokrasi Smamita dan diikuti seluruh guru yang telah terdaftar sebagai peserta. Para guru mengisi instrumen survei secara daring sesuai jadwal yang ditetapkan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar dengan dukungan tim operator sekolah yang memastikan setiap tahapan dapat diikuti dengan baik.
Staf Kurikulum Smamita, Mohammad Junaidi, SPd, menjelaskan bahwa partisipasi guru dalam Sulingjar merupakan wujud keseriusan sekolah dalam melakukan refleksi dan evaluasi terhadap proses pembelajaran secara berkelanjutan.
Ia menambahkan, hasil survei akan menjadi bahan penting dalam menyusun berbagai program pengembangan sekolah yang lebih efektif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
“Sulingjar bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi momentum bagi seluruh guru untuk memberikan gambaran nyata mengenai iklim belajar di sekolah. Melalui data yang diperoleh, kami dapat menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ujarnya.
Survei Lingkungan Belajar mengukur berbagai aspek yang mendukung proses pembelajaran, di antaranya iklim keamanan, kebinekaan, kualitas pembelajaran, serta kepemimpinan sekolah. Hasil survei tidak ditampilkan sebagai penilaian individu, melainkan menjadi potret kondisi satuan pendidikan yang dimanfaatkan sebagai bagian dari Profil dan Rapor Pendidikan.
Melalui partisipasi aktif seluruh guru dalam Sulingjar, Smamita berharap dapat memperkuat budaya evaluasi berkelanjutan sekaligus mewujudkan lingkungan belajar yang semakin kondusif, aman, inklusif, dan berkualitas. Upaya tersebut sejalan dengan visi sekolah untuk mencetak generasi yang saleh dalam berperilaku, unggul dalam mutu, serta memiliki daya saing global. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments