Suasana meriah dan penuh antusiasme mewarnai gelaran ICP Sparkling Show 2026 yang diselenggarakan oleh SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas). Kegiatan ini berlangsung di Hotel Horison GKB Gresik dan diikuti sekitar 350 peserta yang terdiri dari siswa, orang tua, serta guru program Cambridge International Class Program (ICP).
Mengusung tema “Sparkling Creativity, Inspiring Future”, kegiatan ini menjadi ajang unjuk karya sekaligus refleksi hasil pembelajaran siswa ICP kelas VII, VIII, dan IX menjelang akhir semester genap.
Ketua pelaksana sekaligus Koordinator Program ICP Spemdalas, Wiwik Indrawati, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tiga fokus utama, yaitu pameran produk kreatif, penampilan siswa, serta presentasi poster dalam bahasa asing.
“Melalui tiga fokus ini, kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk menampilkan kreativitas, kemampuan komunikasi, serta kepercayaan diri mereka di hadapan orang tua,” ujarnya.
Berbagai produk kreatif dipamerkan, mulai dari olahan kue sehat berbahan tepung daun kelor, minuman sehat kombucha, hingga kerajinan tangan seperti gantungan kunci, pin, dan totebag dengan desain menarik.
Yang menarik, orang tua tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Pada sesi pameran, orang tua memberikan apresiasi langsung di setiap stan. Sementara dalam sesi presentasi poster, mereka diwajibkan mengunjungi minimal tiga karya siswa dan mendengarkan penjelasan dalam bahasa Inggris atau Mandarin.
Setelah itu, orang tua memberikan penilaian melalui tautan aplikasi atau scan barcode yang telah disediakan, sehingga turut berperan sebagai evaluator karya siswa.
Dua siswa peserta, Keisha Nauraizza Hafidz dan Faustine El Nadiva, mengaku antusias sekaligus gugup saat mempresentasikan karya.
“Kami sudah berlatih dan berusaha mempersiapkan presentasi ini dengan baik, tapi tetap deg-degan, seperti sedang diuji saat Papa dan Mama datang berkunjung,” ungkap mereka.
Koordinator sie acara, Amalia Syafira, S.Pd., menyampaikan bahwa rangkaian acara dikemas secara istimewa dan multibahasa.
Acara dibuka dengan master of ceremony dalam tiga bahasa, yakni Inggris, Mandarin, dan Arab. Selain itu, terdapat pembacaan Al-Qur’an yang disertai terjemahan dalam tiga bahasa: Indonesia, Inggris, dan Mandarin.

Berbagai penampilan seni turut memeriahkan acara, mulai dari lagu, puisi, drama musikal, hingga tari.
“Siswa dilatih secara khusus dalam satu bulan terakhir, dan alhamdulillah hasil latihan tersebut terlihat nyata. Penampilan siswa sangat bagus dan tidak mengecewakan,” ujarnya.
Wakil Kepala Spemdalas bidang Kurikulum, Jamilah, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran untuk menunjukkan perkembangan siswa secara nyata.
“Program ini bertujuan agar orang tua dapat melihat langsung bagaimana anak-anak bertumbuh, khususnya dalam keterampilan komunikasi bahasa asing, kemampuan bekerja dalam tim, serta kepercayaan diri mereka. Kami juga ingin memastikan siswa berada dalam lingkungan belajar yang dinamis dan positif,” jelasnya.
Apresiasi juga datang dari para orang tua.
“Terima kasih sudah memberikan ruang bagi anak-anak untuk bertumbuh sesuai passion-nya. Kami bangga dan terharu melihat perkembangan mereka. Terima kasih atas kesabaran dalam mendampingi anak-anak,” tutur Ibunda Nabilah Isnah Nur Azizah dari kelas 8 Germanium.
“Keren sekali acaranya. Para orang tua sangat menikmati setiap momen yang disajikan secara epik, sampai tidak terasa waktunya sudah selesai,” ujar Ibunda Sabrina Salsabila Erdesya dari kelas 8 Ferrum.
“Kegiatannya sangat keren, apalagi ini merupakan event Sparkling Show perdana, saya sangat terkesan. Mengingat siswa kelas IX cukup lelah dengan rangkaian ujian yang telah berlangsung, acara ini menjadi semacam relaksasi sejenak sebelum kembali melanjutkan ujian pada hari Senin. Acaranya benar-benar menarik dan menyenangkan,” ungkap Mama Darrem Eshan Quitera Favian.
Melalui ICP Sparkling Show 2026, Spemdalas menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kreativitas, serta keterampilan abad 21 dengan melibatkan orang tua sebagai bagian penting dalam proses pendidikan.





0 Tanggapan
Empty Comments